Portal Lengkap Dunia Marketing

Lifestyle

Menjaga Keseimbangan Antara Pekerjaan Full Time dan Freelance

Memiliki pekerjaan sampingan di luar pekerjaan utama terdengar begitu menggoda. Kamu punya penghasilan tambahan setiap bulannya, mengasah kemampuan lain yang selama ini terpendam dalam diri, atau sekadar mengisi kekosongan waktu dengan kegiatan yang lebih produktif. Namun ketika sudah melakukannya? Pandanganmu akan berubah sepenuhnya.

Bekerja full time sekaligus menjadi freelancer di waktu luang bukan hal yang mudah dilakukan. Nggak jarang, banyak orang yang mengaku kalau kehidupannya menjadi ‘berantakan’ karena terlalu sibuk mengurusi pekerjaan yang datang tanpa henti. Ada juga yang merasa kurang mampu membagi prioritas antara pekerjaan utama dan pekerjaan sampingan. Namun, bukan berarti kamu nggak bisa memiliki dua pekerjaan di waktu yang sama. Tips yang bisa kamu lakukan jika mengalami kesulitan menjalani pekerjaan full time dan freelance.

pekerjaan full time dan freelance

Via Popbela.com

Mengerjakan Freelnace Di Waktu Berbeda

Seorang karyawan yang turut bekerja sebagai jurnalis lepas menyarankan untuk mengambil pekerjaan freelance di zona waktu yang berbeda. Dengan perbedaan waktu itu, dia mampu mengerjakan pekerjaan utamanya dengan penuh konsentrasi, dan mengerjakan pekerjaan sampingan di waktu lainnya. Ia pun dapat menikmati waktu senggangnya untuk beristirahat atau bersantai dengan teman. Jika tertarik melakukan hal yang sama, kamu nggak perlu mencari pekerjaan dari kota atau negara dengan zona waktu yang benar-benar berbeda. Cukup pilih dari area dengan perbedaan waktu 3-4 jam lebih cepat dari tempat tinggalmu.

Miliki Rekan Kerja Solid

Memiliki rekan kerja dapat membantumu menemukan keseimbangan antara kehidupan pribadi dan pekerjaan. Dengan kehadirannya, kamu dapat berbagi tanggung jawab dalam mengerjakan suatu proyek sampingan. Rekan kerja dapat membantumu mengisi kekosonganmu saat dirimu sedang sakit atau berhalangan hadir, dan vice versa. Di sisi lain, sosoknya dapat membantumu bertukar ide untuk menghasilkan pemikiran kreatif yang berguna untuk pekerjaan kalian berdua. Namun untuk merasakan manfaat seperti ini, pastikan rekan kerjamu berbagi tujuan dan selera yang sama. Juga, ia harus dapat diandalkan dan dipercaya karena bersamanya, kamu mengerjakan proyek yang akan menjadi besar di masa depan.

Mengorbankan Waktu Akhir Pekan

Berusaha menyelesaikan dua pekerjaan di hari kerja bukanlah hal yang mudah dilakukan. Kamu bisa kehilangan waktu istirahat yang penting untuk kesehatan tubuh. Karena itu, sebagian orang mencoba melakukan pekerjaan freelance mereka di akhir pekan. Meski terkesan mengorbankan dua hari berharga yang bisa digunakan untuk bersenang-senang, cara ini lebih efektif karena kamu memiliki banyak waktu untuk menyelesaikan pekerjaan sampingan dengan lebih tenang. Kamu pun nggak perlu menghabiskan dua hari penuh untuk bekerja, kok. Pasang target untuk menyelesaikan pekerjaan dalam beberapa jam. Dengan begitu, kamu masih punya sisa hari untuk bersantai.

Seletif Dengan Pekerjaan

Penting untuk selektif dengan proyek yang datang padamu. Sebab, tentunya kamu nggak ingin merasa terbebani ketika tahu pekerjaan sampingan justru menyita banyak waktumu, sampai membuatmu sulit berfokus pada pekerjaan utama. Apalagi sampai merasakan emosi negatif dari freelance itu. Maka sebelum memutuskan untuk mengerjakan proyek sampingan, coba untuk berkomunikasi dengan calon klien untuk menyamakan persepsi dan waktu kerja yang cocok. Pertimbangkan jika pekerjaan itu memang kamu minati sehingga nyaman menjalaninya. Juga, jangan memaksakan diri menerima proyek jika calon klien menunjukkan sikap kurang sopan padamu.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top