Portal Lengkap Dunia Marketing

Ad Madness

Mengoptimalkan Audience Reach pada Niche Market Melalui Programmatic Ads

Saat ini banyak artikel baik di media online maupun konvensional yang menggunakan istilah audience reach dan niche market. Teknologi audience reach dan booming validasi marketnya diprediksi terjadi 2–3 tahun ke depan, sedangkan niche market saat ini sudah bergerak meski belum terlalu banyak yang menggunakan strategi ini baik demand side maupun supply side. Audience reach sendiri tidak dapat lepas dari audience insight, dan dalam audience insight terdapat beberapa variabel penting yang harus fokus dipelajari dan analisis. Di antaranya yaitu demographic user; behavior user (interest); active user (volume); related media (website, blog, media sosial, dan sebagainya).

 Audience Reach pada Niche Market

Jika melihat dari sisi produk, baik sebuah produk digital maupun barang (goods) pasti memiliki karakteristik atau product advantage masing-masing yang disesuaikan dengan kondisi niche market-nya. Misal produk layanan TV kabel seperti ESPN, FOX Sport yang hanya menargetkan segmen pencinta olahraga. Niche market sangat khusus dan pasar ini dipilih sebagai strategi untuk bertahan di antara para pesaing atau kompetitor dari banyaknya perusahaan yang lebih besar.

Pemilik brand berharap adanya peningkatan pada konversi download dan registrasi mobile apps services ataupun produk mereka, dengan kategorisasi jenis kelamin, umur, behavior (perilaku), media, dan lokasi. Namun setelah mempelajari bahwa mobile apps services/produk tersebut ternyata sudah banyak, pemilik brand harus melihat komparasinya dengan pesaing atau kompetitor. Selain itu juga harus ada strategi khusus untuk memastikan bahwa mobile apps mereka lebih menonjol.

ASCOPE Ad Exchange menyajikan cara campaign digital yang mudah terukur untuk meningkatkan visibilitas dan konversi download sampai dengan registrasi pada mobile apps pemilik brand. Yaitu dengan ADXSCOPE DSP (Demand Side Platform) menggunakan ReTargeting Run on ASCOPE Publisher Network, serta memanfaatkan fitur AINET (Ads Insertion Network) running programmatic advertising melalui network internet services provider.

Campaign tersebut akan tayang di setiap kategorisasi yang telah ditentukan pada ads unit (slot iklan) dari semua publisher network, dan tayang di atas webpage setiap internet user yang menggunakan internet service provider dari partner Ascope. Khususnya untuk AINET, pemilik brand dapat menentukan advance location iklan yang akan tayang, seperti di daerah mana komposisi impresi iklan akan lebih banyak tayang. Fitur atau display running digital campaign mana yang dilancarkan pada tingkat tertinggi campaign untuk meningkatkan kesadaran produk si pemilik brand.

Campaign melalui programmatic ads dengan fitur ReTargeting dan AINET dapat menunjukkan peningkatan yang kuat, meraih pangsa dari pesaing atau 60% hingga 70% konversi awareness, berdasarkan peningkatan download dan registrasi dari iklan yang ditayangkan pada setiap kategorisasi user internet service provider dan network publisher.

Lebih jauh ASCOPE Ad Exchange akan membantu 30% sampai dengan 40%, sehingga tercapai 100% konversi audience reach dengan menjalankan strategi campaign melalui event dan town hall (BTL) bersama audiensi kategorisasi produk dari pemilik brand. Hasil ini lebih dari cukup untuk mendorong pemilik brand dengan mobile apps service/produk, agar menginvestasikan dan mengembangkan strategi “always on” untuk strategi ATL dan BTL selama satu tahun penuh pada 2018. (*)

 

MM.12.2017/W

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top