Portal Lengkap Dunia Marketing

PR Hype

Menggunakan Twitter dalam Konten Marketing

Twitter bisa jadi telah menjadi media sosial yang begitu fasih kita gunakan sehari-hari. Namun, untuk membangun merek melalui Twitter, kita harus mempelajari beberapa hal lagi supaya tweet – tweet yang Anda lontarkan pas kepada khalayak.

twitter disney pixarPercayalah, nge-tweet yang baik  bukan hanya soal memberikan judul yang menarik, short link, dan hashtag semata. Berikut adalah beberapa hal yang kita perlu tahu tentang Twitter dikutip dari NeoMobile.com:

1.       Maksimal dua hashtag

Dalam sekali tweet, Anda bisa meletakkan lebih dari satu hashtag, tapi pikirkan lagi bila ingin memberikan banyak hashtag, karena tweet Anda malah akan terlihat seperti spam. Jadi ada baiknya cukup memberi dua hashtag saja.

2.       Hindari bahasa slang dan singkatan.

Dalam akun pribadi saja Anda akan kena malu karena dicap alay, bagaimana bila Anda menggunakan bahasa slang atau singkatan dalam akun merek Anda? Maka lebih baik hindari ini.

3.       Menggunakan simbol.

Selain dapat menghemat stok karakter, penggunaan simbol juga membuat tweet Anda terlihat bersih. Jadi jangan ragu untuk menggunakan beberapa simbol, seperti ampersand (&) untuk mengganti kata “dan”.

4.       Beri 20 karakter space kosong.

Tentunya Anda ingin agar tweet Anda dibalas atau di-retweet orang lain, bukan? Jadi berikan minimal 20 karakter space kosong pada tweet Anda. Ini akan memudahkan mereka yang ingin me-mention dan menambahkan konten lain.

5.       Hindari huruf kapital penuh.

Jangan gunakan huruf kapital pada tweet–tweet Anda dalam satu kata atau kalimat penuh. Karena itu akan memberi kesan seolah–olah Anda berteriak, kecuali jika itu memang niat Anda.

Anda juga bisa bermain–main dalam memanfaatkan media sosial, seperti menampilkan foto, video, infografik, atau apapun yang dapat menarik perhatian khalayak.

Menggunakan Twitter bukanlah tentang seberapa sering Anda nge-tweet, tapi seberapa menarik tweet Anda. Sering tapi tidak menarik malah akan membuat followers Anda makin berkurang, karena menganggap postingan Anda sebagai spam.

 

Sumber: PRDaily.com

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top