Portal Lengkap Dunia Marketing

DIGITAL & TECHNOLOGY

Membangun Pondasi untuk Kemajuan Industri Game Online

www.marketing.co.id – Guna memajukan industri game online di Indonesia, Asiasoft meluncurkan program @cafe. Apakah akan dilirik para gamer dan pemilik cyber café?

Industri game online memang tidak pernah lekang oleh waktu. Lebih-lebih game yang menyasar segmen dari remaja hingga dewasa—yang senantiasa tumbuh. Namun, sadarkah Anda jika sekarang ini industri game online sendiri kurang mendapat perhatian penuh? Sebab berdasarkan pengamatan, hanya para gamer saja yang mendapatkan perhatian dari publisher. Sedangkan cyber café sebagai partner publisher justru sebaliknya.

Salah satu yang peduli terhadap perkembangan bisnis industri game online adalah Asiasoft. Dengan komitmen memajukan industri tersebut, Asiasoft mengimplementasikan program @cafe. Ini merupakan program bagi pemilik cyber café yang tujuan utamanya menyediakan servis kepada pelanggan di seluruh Indonesia.

“Keberadaan program @cafe diharapkan membuat para gamer kembali bermain di warnet. Tentunya, dengan ini cyber café mendapatkan pemasukan lebih dari billing sewa komputer. Selain itu, kami pun memosisikan cyber café sebagai partner, sementara klien kami adalah para gamer. Jadi, bisa dikatakan cyber café sebagai jembatan antara gamer dan kami sebagai publisher,” ujar Suyudi Koeswanto, Direktur Asiasoft Indonesia.

Oleh sebab itu, dia mengatakan, Asiasoft tentunya akan melakukan segala daya upaya agar cyber café semakin meningkatkan kualitas dan pelayanannya sehingga tidak ditinggalkan para gamer. “Dengan adanya @cafe, kami berharap para pemilik cyber café menyadari bahwa Asiasoft ingin industri game online maju dan berkembang. Tentunya, ini tak terlepas dari dukungan cyber café,” ungkap dia.

Seperti dituturkan Suyudi, program @cafe Asiasoft telah berjalan selama sembilan tahun. Bermula dari Thailand dan sekarang sudah tersebar di negara di Asia Tenggara, seperti Singapura, Malaysia, dan Vietnam. Saat ini anggotanya sudah lebih dari 25.000 orang. Dia mengklaim program @cafe untuk warnet yang dibuat Asiasoft adalah yang terbesar dan terlama di Asia Tenggara.

“Pada tahun 2011, kami berencana membawa sembilan tahun pengalaman kami dengan program @cafe untuk pengusaha warnet di Indonesia. Untuk itu, kami tidak membeda-bedakan target market. Artinya, cyber café mana pun yang mempunyai niat untuk maju dan berkembang bersama, Asiasoft akan menerima dengan baik. Tentunya, bila berjalan dengan baik, @cafe menjadi preferred partner para pemilik @cafe,” jelas Suyudi.

Saat ini, aplikasi dan konten @cafe masih dalam level teknis saja. Dia mengatakan, Asiasoft ingin memulai semua ini dengan perlahan tetapi mampu menunjukkan hasil yang pasti. Jika nanti para pemilik cyber café telah melihat manfaatnya, tentu Asiasoft akan bergerak maju dengan cepat. “Cara penggunaannya pun cukup mudah dan user friendly. Hanya mendaftar saja di situs Asiasoft dengan alamat www.asiasoft.net.id, segala informasi yang dibutuhkan tersedia di situs tersebut,” terang dia.

Keunggulan yang ditawarkan @cafe di antaranya adalah setiap anggota akan mendapatkan IP Bonus, Item Code, Premium ID Selling, Cyber Café Branding, Special Price, ataupun diskon dari hardware, software & gaming equipment, seminar dan workshop, @MAP Service, dan @Key Selling.

Untuk menikmati penawaran @cafe tersebut, para pemilik cyber café belum mengeluarkan biaya apa pun. Meskipun demikian, mereka sudah dapat merasakan manfaat langsung dengan menjadi anggota @cafe. Kalaupun akan ada biaya yang timbul, Suyudi meyakinkan bahwa biaya tersebut tidak ada artinya bila dibandingkan manfaat yang akan dirasakan—khususnya bagi pemilik cyber café.

“Asiasoft tidak berjalan sendiri, banyak partner Asiasoft dan perusahaan yang terkait langsung dengan industri ini yang turut serta menyukseskan program. Oleh karena itu, kami masih terus mencari pola terbaik untuk semakin menyukseskan program ini. Bahkan jika memungkinkan bisa dibuat gratis untuk seterusnya,” ujar Suyudi.

Meskipun @cafe menawarkan banyak keunggulan, Suyudi mengungkapkan, pastilah ada kendala yang dihadapi. Hal yang paling mendasar adalah dari sisi komunikasi dengan cyber café. Berbagai usaha dilakukan, termasuk membuka semua jalur komunikasi yang dapat membawa visi dan misi Asiasoft. Tak hanya itu, sosialisasi dan bantuan dari partner Asiasoft di daerah juga memegang peranan yang penting.

Asiasoft pun menggelar seminar @cafe guna mengenalkan program-program @cafe. Seminar tersebut diselenggarakan di lima kota di Indonesia, yakni Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, dan Medan. Tujuan diadakan seminar adalah agar program dapat tersampaikan dengan baik. Kemudian, Asiasoft juga melakukan promosi melalui media online untuk membantu penyebaran informasi.

Bicara mengenai kompetitor, Suyudi mengatakan ada, tapi pasti dengan metode dan cara yang berbeda. Apalagi, komunitas cyber café memiliki anggota yang besar di Asia Tenggara. Jumlah tersebut belum termasuk dari Indonesia. Oleh karena itu, dia yakin jumlah anggota akan tumbuh seiring meningkatnya pemahaman tentang program @cafe ini.

“Jika membahas persentase peningkatan revenue yang dihasilkan, saat ini kami belum menghitungnya. Karena, bisa dibilang kami sedang membangun fondasi terlebih dahulu. Sedangkan dari sisi awareness, kami berupaya agar Asiasoft menjadi pilihan para gamer dan pemilik cyber café,” tandas Suyudi. (Fisamawati)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top