Portal Lengkap Dunia Marketing

XXX Ad Madness

Media yang Dekat dengan Konsumen

www.marketing.co.id – iButterfly bisa menjadi alternatif media channel beriklan yang baru bagi suatu brand. Selain unik, aplikasi ini pun begitu interaktif.

Saat ini, konsumen Indonesia sangat terbuka untuk sesuatu hal yang baru dalam berinteraksi secara online—khususnya jika ada penawaran diskon yang menarik. Keinginan untuk mencoba hal-hal baru adalah alasan utama aplikasi augmented reality diminati oleh para pengguna smartphone di Tanah Air.

Salah satu pemain yang melirik bisnis ini adalah PT Cherrypicks Indonesia dan Digital Division of PT Dentsu Media Group Indonesia. Kedua perusahaan tersebut mengembangkan inovasi iButterfly Indonesia, salah satu aplikasi teknologi augmented reality. Dengan aplikasi ini pengguna dapat melihat dan menangkap kupu-kupu virtual melalui aplikasi smartphone berplatform Android, IOS, dan BlackBerry.

“iButterfly Indonesia didesain secara unik dan memiliki konten yang menarik, di samping memungkinkan pengguna untuk mendapatkan promo merchant yang bisa langsung ditukarkan,” ujar Ibnu Fajar, Senior Marketing Manager PT Cherrypicks Indonesia.

Sebelumnya, inovasi iButterfly sendiri sudah dikembangkan oleh Dentsu Inc. Tokyo dan sukses diluncurkan di Jepang pada tahun 2010 lalu. Aplikasi ini langsung mencatat sukses di Hong Kong pada tahun berikutnya, dan kini iButterfly siap melayani pengguna smartphone di Indonesia.

“Kecenderungan masyarakat Indonesia dalam menggunakan smartphone semakin meningkat dan hal tersebut memicu pengembangan aplikasi smartphone untuk menawarkan konsep aplikasi yang unik. iButterfly tidak hanya menawarkan aplikasi kupu-kupu virtual dengan konten dan informasi secara periodik, tapi juga menawarkan promo-promo merchant yang berbeda di wilayah penggunanya,” imbuh dia.

Saat ini iButterfly telah mengeluarkan beberapa seri kupu-kupu virtual, di antaranya “How to Use” (menjelaskan cara penggunaan), “How to Advertise” (menjelaskan cara untuk beriklan atau promosi), “Wish Butterfly” (seri voting untuk mengetahui keinginan pengguna akan promo), Batik (desain motif batik Indonesia yang unik beserta keterangannya), Jokes (seri humor yang lucu dan menarik), dan lainnya.

Harris Thajeb, Presiden Direktur Dentsu Group Indonesia menambahkan, iButterfly merupakan suatu tren baru. Hanya saja, dia menegaskan, meskipun tergolong baru tapi tak sulit untuk dilakukan karena hanya metodenya saja yang berbeda dengan yang sudah ada sebelumnya. Misalnya, mengumpulkan dan menukarkan voucer dari merchant.

“Ketika masuk ke Indonesia, sebelumnya sudah dipertimbangkan hasil yang diperoleh oleh negara-negara terdahulu. Dengan hadir sebagai yang pertama, tentunya akan memberikan peluang lebih besar untuk mendapatkan awareness dan benefit yang lebih dibanding pemain lain. Apalagi ini adalah sesuatu hal yang unik dan menarik,” jelas Harris.

Sedangkan dari sisi benefit marketing—selain meningkatkan awareness, yang bisa didapatkan oleh brand yang menggunakan iButterfly adalah keberanian untuk mencoba suatu media periklanan yang kreatif, inovatif, dan menarik. Bahkan, aplikasi ini bisa menjadi alternatif media channel baru untuk beriklan bagi suatu brand.

“Dewasa ini, kebutuhan gadget dalam kegiatan sehari-hari makin meningkat, apalagi jika dilihat secara fungsinya. Dengan adanya iButterfly, ini merupakan media yang paling dekat dengan konsumen. Selain menggunakan pola yang berbeda dari media lain, iButterfly pun sifatnya interaktif,” tambah Ivonne R. Djati, General Manager PT Cherrypicks Indonesia.

Selain itu, manfaat iButterfly tidak hanya dirasakan oleh pengguna, tapi juga para merchant. Mereka tidak perlu lagi merasa kesulitan memeriksa daftar transaksi voucer yang sering kali hilang. Dengan iButterfly, cukup dilihat bukti yang tertera pada aplikasi tersebut.

“Seperti diketahui, sekarang ini banyak brand yang mulai menggunakan digital. Namun, digital yang kami maksud tidak hanya sebatas di website, Facebook, Twitter, dan media sosial lainnya. Tetapi, kami mencoba mendekatkan lagi dengan memasukkan aplikasi ke ponsel,” ujar Ibnu.

Dengan diluncurkan aplikasi iButterfly di Indonesia, para pengguna diharapkan bisa lebih memaksimalkan fungsi smartphone-nya. Mereka dapat memilih kapan dan di mana mendapatkan informasi promo produk. Merchant dan produsen pun dapat memanfaatkan iButterfly untuk melakukan aktivasi produk sehingga ini bisa menjadi jembatan antara konsumen dan produsen.

“Meskipun nanti di iButterfly ada banyak brand, tiap-tiap brand itu memiliki keunikan dan cara yang berbeda, interaksi, gimmick, dan teknis lainnya tak akan sama. Jumlah dan jangkauan lokasi untuk penyebaran kupu-kupu pun bisa ditentukan sesuai keinginan klien,” jelas Ibnu.

Harris menambahkan, inovasi yang dilakukan Dentsu dan Cherrypicks tak menutup kemungkinan untuk diikuti oleh pemain-pemain baru. “Pastinya, ketika ada produk inovatif, tak tertutup kemungkinan akan diikuti oleh pemain lain. Oleh karena itu, kami pun akan menciptakan produk-produk inovatif lainnya. Jadi, tak akan berhenti pada aplikasi iButterfly saja,” tegas dia. (Fisamawati)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler

To Top