Portal Lengkap Dunia Marketing

Ad Madness

Kim Kadarshian Bintangi Iklan Minuman Berenergi yang ‘Tak Biasa’

kimApa yang Anda bayangkan tentang iklan minuman berenergi? Bintang iklan atletis?adegan-adegan yang menggambarkan stamina baik? Berbeda dengan iklan Hype energy drink.

Mungkin tak banyak dari kita yang tahu minuman bermerk Hype. Minuman berernergi yang sudah diproduksi sejak tahun 1994 ini terkenal di kalangan bikers di AS dan Kanada. Kini Hype merekrut bintang kontroversial Kim Kadarshian West sebagai juru bicara sekaligus bintang untuk iklan terbarunya yang ‘tak biasa’ – kalau boleh disebut absurd.

Iklan diawali dengan adegan Kim yang tampil dengan fashion ala Audy Hepburn, bersepeda membawa berkaleng-kaleng Hype di dalam keranjang sepedanya. Ia kemudian terjatuh dan tak sadarkan diri.

Adegan selanjutnya, dalam tak sadarnya seolah Kim bermimpi menjadi figur wanita bangsawan Eropa. Lengkap dengan sarung tangan jaring, gaun putih, rambut blonde dan make up putih, Kim menjelma bak Marie Antoinette yang sedang tertidur di atas sofa. Tentu saja, di sebelahnya terpampang sekaleng Hype di dampingi sebuah gelas kristal di atas meja.

Sampai sini penonton mungkin sudah dibuat bertanya-tanya apa maksud iklan ini. Beberapa detik kemudian, iklan menampilkan pose seluruh tubuh Kim ‘Marie Antoinette’ menggunakan kostum bangsawan. Adegan selanjutnya, Kim ‘Marie Antoinette’ terbangun dan menenggak segelas Hype.

Kim pun tersadar dari jatuhnya dan kembali ke dunia nyata. Melompat ke adegan masa kini, Kim beradegan layaknya di atas catwalk memamerkan kostum bergaya futuristik yang seksi sambil membawa sekaleng Hype.

Mengambil karakter tokoh Marie Antoinette dan Audy Hepburn sebagai ikon wanita fenomenal bisa menjadi ide yang cemerlang. Hype bukan saja minuman untuk pria, wanita yang meminumnya bisa sefenomenal Antoinette, Hepburn atau bahkan Kim sendiri. Hanya saja mungkin pengemasan adegannya bisa dibuat lebih masuk akal.

Yang menjadi pertanyaan, apa yang ingin disampaikan oleh Hype melalui adegan demi adegan iklannya tersebut? Bahwa Hype membuat konsumennya menjadi delusional seperti Kim yang ingin menjadi Marie Antoinette dan Audy Hepburn?

Ditambah lagi, hampir seluruh adegan menonjolkan sisi fashion sehingga cenderung membuat penonton mengesankan iklan ini seharusnya iklan fashion, bukan produk minuman berenergi.

Namun, iklan ini tak selalu buruk. Jika parameter dari iklan ini adalah engagement dan brand awareness, iklan ini bisa dibilang cukup berhasil membuat orang berkomentar di media sosial – tentu karena absurditas dan bintangnya yang kontroversial – dan membuat orang ngeh bahwa ada minuman berenergi Hype. Coba bayangkan jika adegannya dibuat ‘senormal’ mungkin dengan bintang yang biasa saja, mungkin orang tak cukup peduli untuk tahu nama Hype.

Tapi apakah iklan ini cukup mampu mendorong konsumen untuk membeli produknya? Apakah Anda tertarik membelinya? Yang jelas fans fanatiknya Kim akan membeli. Bagaimana iklan ini menurut Anda?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top