Portal Lengkap Dunia Marketing

MARKETING

Kebangkitan TV Sosial: Cara Media Sosial Memperkuat Iklan TV

Kebangkitan TV Sosial Cara Media Sosial Memperkuat Iklan TV1Hasil riset menunjukkan bahwa penggunaan TV dan media sosial tidak berjalan sendiri-sendiri. Konsumen tampaknya suka menggunakan media sosial selagi menonton TV, maupun sebaliknya.

Pemain industri TV dan pemasar di media TV menyadari bahwa mereka bisa mendukung kebiasaan baru konsumen ini. Idenya adalah tidak berkompetisi dengan media sosial, tapi memanfaatkannya untuk memenangkan lebih banyak partisipasi penonton.

Laporan Business Insider Intelligence mengungkapkan apa itu media sosial, menganalisis tren TV sosial yang penting, menguji audience TV sosial, memberikan detail bagaimana memaksa penyiar dan pengiklan untuk memikirkan kembali strategi mereka.

Berikut ikhtisar kebangkitan TV sosial:

  • Ada banyak pertaruhan: 350 miliardolar AS dihabiskan untuk iklan TV global di tahun 2010. Jika TV sosial bisa membantu membuat periklanan lebih efektif, atau membantu mengurangi biaya tersebut, maka ada peluang bagi TV sosial untuk menjadi sebuah bisnis besar dalam industrinya sendiri.
  • TV sosial sudah hadir: TV sosial telah hadir dalam bentuk kebiasaan audiens di seluruh dunia yang pada umumnya menggunakan media sosial untuk berkomentar tentang acara atau kegiatan TV. Aktivitas tersebut telah tumbuh berdampingan dengan ledakan perangkat mobile.
  • TV Sosial bisa digunakan dalam banyak cara yang bernilai: Ada banyak variasi aplikasi untuk TV sosial, mencakup dukungan untuk penjualan iklan TV, mengoptimalkan pembelian iklan TV, membuat pembelian iklan lebih efisien, sebagai komplemen untuk pengukuran audiens, dan untuk peramalan dan optimisasi real-time audience. TV sosial yang diaplikasikan dengan baik bisa menciptakan feedback positif untuk menghasilkan program TV yang lekat pada audiens dan kampanye iklan multi layar.
  • Semua platform media sosial besar bergerak ke ruang TV sosial dan Twitter memimpin: Twitter, Facebook, dan Google+ telah digunakan untuk strategi TV sosial. Dari ketiganya, Twitter yang memimpin. Mengapa? Karena ada banyak data Twitter yang terbuka dan bisa diakses publik. Hal tersebut memudahkan bagi para pemasar untuk menargetkan penggemar TV.

Sumber: Businessinsider

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top