Portal Lengkap Dunia Marketing

Marketing

Karang Pilang Cenderung Menjadi Generic Brand (2)

Marketing.co.id – Persaingan di kategori genteng keramik/tanah liat cukup ketat, terutama dengan adanya kompetitor di tingkat lokal atau wilayah. Namun Karang Pilang memiliki nilai tambah (value added) berupa kualitas produk dan service di seluruh jaringan pemasaran untuk produk genteng keramik/tanah liat “Good Year Karang Pilang”. Di samping itu, merek ini juga sudah punya brand image sangat baik, yang dipertahankan secara konsisten sejak tahun 1956.

Karang Pilang memandang kompetitor sebagai mitra dalam berkompetisi yang memacu untuk terus meningkatkan kinerjanya. “Kami menyambut kompetitor untuk ‘menyemangati’ kinerja jangka panjang kami, untuk terus berinovasi dalam segala hal, semakin memajukan usaha pelayanan kami ke pasar existing maupun untuk melebarkan sayap ke pasar yang masih digarap selanjutnya,” jelas Fancy Halim Ishak, President Director PT Cerarufindo Primamandiri.

Melihat potensi pasar yang ada, Karang Pilang memang tidak perlu terlalu khawatir terhadap kompetisi. Menurut Fancy, jumlah permintaan untuk perumahan di seluruh Indonesia saat ini sekitar 1–1,2 juta unit rumah per tahun. Pengembang hanya mampu memenuhi 200 ribu–300 ribu rumah unit per tahun, sehingga terjadi kekurangan sekitar 800 ribu unit rumah tiap tahunnya. Hingga saat ini akumulasi kekurangan unit rumah di Indonesia sudah mencapai 15 juta unit rumah. “Karang Pilang optimistis menggarap demand pasar sehubungan dengan jumlah permintaan rumah di Indonesia,” kata Fancy.

Perusahaan yang ingin terus bertumbuh setidaknya mesti melakukan dua hal, yakni mempertahankan pelanggan lama dan mengakuisisi pelanggan baru. Untuk yang pertama, Karang Pilang memberikan bonus atau insentif penjualan ekstra kepada para distributor dan agen. Hal ini juga diperkuat oleh berbagai strategi lain, seperti promosi bersama dengan supermarket bahan bangunan dan agen besar melalui berbagai media untuk meningkatkan brand awareness.

Sementara untuk mengakuisisi atau mendapatkan pelanggan baru, selain mengucurkan bonus atau insentif penjualan ekstra ke para distributor dan agen, Karang Pilang pun melakukan diversifikasi produk ke arah finishing bahan bangunan, seperti UPVC Windows dan Door Frames&Panel untuk rumah tapak dan apartemen.

Diversifikasi produk UPVC Windows dan Door Frames & Panel juga dimaksudkan untuk menggarap segmen anak muda. Untuk segmen ini, Karang Pilang meluncurkan genteng metal berlapis butir/serbuk batu motif. “Produk ini praktis dan lebih disukai oleh generasi muda (milenial), dengan bentuk atap yang berbeda desainnya dari desain tropis, desain kebanyakan arsitek terdahulu, mayoritas dari ‘generasi kolonial’,” jelas Fancy lagi.

Fancy Halim Ishak, President Director PT Cerarufindo Primamandiri

Fancy Halim Ishak, President Director PT Cerarufindo Primamandiri

Selanjutnya guna beradaptasi dengan perkembangan zaman, teknologi digital untuk pemasaran pun tidak luput untuk diimplementasikan. Untuk pemasaran di Indonesia bagian tengah dan timur, disediakan WhatsApp Group beranggotakan seluruh distributor dan agen Karang Pilang. “Sehingga komunikasi dapat jauh lebih lancar, dan berita promosi harga maupun pengumuman lainnya dapat dengan cepat menyebar ke masing-masing member di dalam di grup tersebut,” imbuh dia.

Khusus konsumen di Jakarta, mereka dapat membeli secara online melalui situs Karang Pilang. Situs ini dilengkapi dengan sistem pembayaran digital dan program cicilan 0% (nol persen) kerja sama dengan BCA. Program cicilan 0% berlaku untuk 3 bulan (minimal Rp3 juta), 6 bulan (minimal Rp6 juta), dan 12 bulan (minimal Rp9 juta).

Mengenai rencana ke depan, Karang Pilang berencana memanfaatkan fasilitas robotic (4.0) dengan tujuan efisiensi produksi guna menekan pergerakan harga produk sekaligus meningkatkan kualitas produk secara keseluruhan.

Fancy menegaskan, keberhasilan Karang Pilang selama ini tidak lepas dari peran dan dukungan karyawan. Di perusahaan yang dipimpinnya selalu ditekankan asas team work, untuk menghasilkan pemasaran dan service secara optimal. Berkat team work pula mereka berhasil menembus pasar ekspor.

Produk clay roofing tiles, decorative homogenous bricks, dan decorative ventilation bricks (loster) sudah diekspor ke 15 negara, yakni Australia, Selandia Baru, AS, Jepang, Korea, Malaysia, Singapura, Taiwan dan Hong Kong, Brunei, Inggris, Colonial Islands, Kanada, Brazil, Spanyol, dan Perancis.

Marketing.co.id | Info & Portal Berita Marketing dan Bisnis

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top