Jajal Pasar Ponsel Navigasi

[Reading Time Estimation: 4 minutes]

Ponsel besutan bersama antara Asus dan Garmin akhirnya masuk juga ke Indonesia. Produk pertama di Indonesia dengan merek Garmin-Asus M10 itu meramaikan bursa ponsel navigasi.

Willy Halim-Country Manager ASUS Indonesia
Willy Halim-Country Manager ASUS Indonesia

Garmin-Asus M10 dikenal sebagai smart3 phone pertama di dunia yang mengusung tiga konsep, yakni smart phone, smart navigation, dan smart lifestyle. Garmin-Asus M10 menggunakan platform OS Windows Mobile terbaru 6.5.3 dengan prosesor 600MHz, yang menyediakan konektivitas cepat, lancar, dan sinkronisasi untuk kehidupan kerja sehari-hari.

Untuk kemampuan hiburan, M10 ini dilengkapi dengan 3.5” wide screen, plus media player yang mampu memainkan banyak format file video dan file musik. Selain itu, dengan kamera 5 megapiksel dan kemampuan jaringan sosial, pengguna dapat langsung mengambil foto, dan mengunggah ke Facebook, Picasa, dan situs jaringan sosial lainnya.

Menurut Willy Halim, Country Manager ASUS Indonesia, Garmin dan Asus mengeluarkan produk bersama pertama kali tahun 2009. M10 merupakan produk kedua buatan Garmin-Asus yang pertama kali masuk ke Indonesia.

Visi ASUS adalah terus berusaha untuk menjadi penyedia solusi 3C (computer, communications, dan consumer electronics) yang terintegrasi. Sedangkan misi ASUS adalah untuk menyediakan solusi IT inovatif kepada masyarakat untuk memaksimalkan potensi mereka sepenuhnya.

Mengenai produk yang baru saja diluncurkan ini, Willy mengatakan poin terpenting dari Garmin-Asus M10 adalah kemampuan navigasinya. M10 dilengkapi dengan sistem navigasi Garmin yang kompatibel dengan Garmin 1460 PND. Ponsel ini memiliki junction view (terutama di sekitar kota Jakarta) dan fitur lane assist, ditambah dengan kemampuan teks-to-speech untuk suara navigasi. M10 juga dilengkapi dengan 88 ribu points of interest (POIs) untuk Indonesia, pengguna hanya tinggal memasukkan nama populer hotspot, tanpa perlu memasukkan alamat lengkap.

Garmin-Asus M10 ditargetkan untuk semua orang, mulai dari remaja awal hingga personel profesional di level manajerial tinggi. Dengan konsep smart3, fokus segmen dalam grup usia tersebut adalah orang yang modern dan ingin tetap terhubung setiap saat.

Untuk positioning-nya saat ini, Garmin-Asus M10 merupakan “the smart navigation phone” di pasar Indonesia. “Kami mengerti saat ini tidak banyak ponsel yang didukung dengan sistem navigasi lengkap seperti Garmin. Sebab itu, fitur tersebut memberikan kami keunggulan atas pesaing lainnya,” kata Willy.

Diungkapkan, dalam strategi pemasarannya, merek Garmin-Asus akan dibangun melalui iklan dan last mile marketing of shop decorations. Keduanya penting karena melalui dua hal tersebut diyakini pesan dapat mencapai pembeli potensial dengan efek lebih.

“Intinya, kami akan mencoba kampanyekan melalui media baik print ad dan product review serta melalui in store branding atau pengaturan pajangan dan iklan di dalam toko seperti poster, sign board, brosur, dan lain-lain. Itu kami lakukan karena kami menyadari saat ini keputusan membeli dari konsumen seringkali masih dipengaruhi oleh apa yang terlihat dan tersedia di pasar. Selain itu, untuk menjangkau konsumen yang lebih luas, kami akan selalu berpartisipasi dalam aktivitas trade show dan promosi lainnya agar lebih menjangkau semua pengguna potensial di Indonesia,” papar Willy.

Dalam hal strategi komunikasi, Garmin-Asus melibatkan media tradisional melalui iklan yang tidak membatasi hanya pada IT media, tapi juga media lain, seperti media bisnis, gaya hidup, dan otomotif. Menurut Willy, pembaca dari media ini juga merupakan target Garmin-Asus. Selain itu, karena sebagian besar pengguna smart phone terhubung ke layanan data, M10 juga akan dikomunikasikan melalui online exposure dan kegiatan online lainnya, untuk menjangkau kelompok yang lebih luas.

Untuk mengenali kemauan pasar, Willy mengungkapkan pihaknya melakukan riset dan menerima masukan dari konsumen.

Di pasaran, harga Garmin-Asus M10 dibanderol  Rp 3.995.000. Dalam menetapkan harga, yang menjadi pertimbangannya adalah spesifikasi produk, merek, keunikan fitur yang tersedia (fitur navigasi), dan harga dari kompetitor lain. “Kami mencoba menawarkan M10 sebagai the best value for money pricing smart phone,” sahut Willy.

Sebagai produk yang baru saja diluncurkan, sejauh ini permintaan pasar cukup tinggi. Menurut Willy, pihaknya telah menerima sejumlah permintaan dari konsumen melalui kantor ASUS, kantor distributor, dan melalui online juga. “Dengan bantuan distributor kami, PT SISTECH, tanggapan atas produk ini secara keseluruhan sangatlah baik, terutama untuk sebuah merek baru,” sambung dia.

Saat ini, di pasar, ada beberapa pemain dengan windows mobile, seperti Samsung. Tetapi,  M10 menawarkan fitur yang berbeda, di mana M10 mengusung konsep smart3 phone yang memberikan keunggulan selain smart phone, juga menawarkan sentuhan gaya hidup dan dukungan navigasi lengkap di dalam satu ponsel.

Garmin-Asus merupakan produk hasil aliansi Asus dan Garmin yang dilengkapi dengan navigasi full system dari Garmin di dalam sebuah smart phone. Tidak seperti produk lainnya yang hanya diinstal dengan software navigasi, sistem navigasi dalam ponsel ini dilengkapi dengan peta. Hal ini yang menjadi keunggulan Garmin-Asus M10 dibanding  merek lainnya di pasar Indonesia saat ini.

Agar Asus tetap eksis di pasaran, kerap dilakukan inovasi yang dapat memuaskan kebutuhan konsumen. Sebagai contoh, sambung Willy, tren saat ini adalah QWERTY keypad. Sebab itu, Garmin-Asus saat ini sedang mengembangkan produk baru dengan QWERTY keypad.

Lebih lanjut, Willy menjelaskan, saat ini, pasar ponsel Indonesia didominasi oleh BlackBerry. Sebab itu, tantangan terbesar Garmin-Asus saat ini adalah mengedukasi konsumen lokal tentang kelebihan yang dimiliki oleh Windows Mobile Phone bersama dengan fitur-fitur menarik lainnya yang ditawarkan oleh M10 kepada konsumen.

Ke depan, Asus mungkin akan berhadapan dengan kurangnya model yang kompetitif untuk tetap bertahan di pasar, di mana terdapat banyak sekali pemain yang keluar-masuk dengan produk sejenis di pasar ini. Tetapi, Garmin-Asus akan tetap berusaha memenuhi kebutuhan pasar dengan produk inovatif sesuai dengan kebutuhan konsumen.

Inspiring innovation dan persistent perfection merupakan komitmen yang terus ASUS berikan. Di tengah tren di dunia konsumen saat ini, di mana segala sesuatu berubah sangat cepat, ASUS selalu mengupayakan yang terbaik, tidak hanya dalam pelayanan, tetapi juga inovasi, dan menawarkan produk berkualitas sepanjang waktu. (Majalah MARKETING/Harry Tanoso)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here