Portal Lengkap Dunia Marketing

Marketing

Inilah 5 Investasi Tak Tergerus Inflasi untuk Anak Muda!

Apakah kamu tertarik untuk mencoba investasi yang menjanjikan masa depan lebih cerah? Pilihannya, ada saham, deposito, tabungan jangka panjang, dan reksa dana. Jika iya, maka kamu harus memilih investasi tak tergerus inflasi ini! Tentunya, tiap-tiap instrumen investasi ini punya kekurangan dan kelebihan. Namun, satu hal yang patut kamu perhatikan adalah soal inflasi.

investasi

Jika kamu tidak hati-hati dalam memilih produk, bisa rugi, lho, nantinya. Mengapa? Alasannya adalah tren inflasi cenderung selalu naik yang bisa memengaruhi investasi maupun tabunganmu. Bukankah kamu investasi ingin cari untung? Sehingga, agar kamu tak menyesal di kemudian hari, yuk, cek 5 jenis investasi yang tak tergerus inflasi yang cocok untuk anak muda ini!

1. Saham
Dikutip dari Swara Tunaiku, investasi ini sangat cocok untuk kamu yang mau menunggu lama untuk mendapatkan untung. Rata-rata kamu membutuhkan waktu sekitar 5 tahun ke atas lho untuk mendapatkan untung dari investasi saham. Namanya juga investasi jangka panjang.

Selain harus menunggu lama, ada satu faktor lain yang membuat investasi ini menarik. Karena sifatnya yang unik yaitu high risk high return. Jika dijabarkan nih, kamu harus siap menghadapi risiko yang besar karena mudah dipengaruhi oleh tren ekonomi baik nasional maupun global. Meski begitu, kalau kamu lihai dalam bermain saham, tak menutup kemungkinan bisa mendapatkan untung berlipat-lipat beberapa tahun ke depan.

2. Reksa Dana
Ini nih investasi yang tengah naik daun. Bagi kamu yang belum tahu apa itu reksa dana, yuk disimak penjelasan singkat berikut ini. Reksa dana yaitu sebuah wadah yang memungkinkan beberapa orang mengumpulkan dana bersama lalu menginvestasikan uang tersebut pada portofolio Bursa Efek. Nantinya, akan ada manajer investasi (MI) yang bertugas untuk mengelola dana tersebut.

Beberapa pilihan reksa dana di antaranya reksa dana terproteksi, reksa dana pasar uang, reksa dana campuran, reksa dana saham, dan reksa dana pendapatan tetap. Pilihlah salah satu atau beberapa investasi reksa dana yang sesuai dengan tujuan dan kebutuhanmu.

Kini, kamu tak perlu lagi repot-repot mengurus reksa dana dengan datang ke bank atau kantor MI. Hal ini disebabkan reksa dana sudah ada versi online-nya nih. Dan lagi, investasi ini cocok untuk pemula karena murah dan mudah.
Jika ingin memulainya kamu bisa kok bermodalkan Rp50 ribu. Nantinya, manajer investasilah yang akan mengelola uang investasimu. Sementara tugasmu adalah duduk manis sembari menunggu keuntungan. Perlu diketahui nih imbal balik dari reksa dana disebut dengan return.

3. Tabungan deposito
Tabungan deposito menawarkan bunga yang cukup besar yaitu 5-7%. Jika dibandingkan dengan bunga tabungan di bank yang tumbuh sebesar 0.5-3 %, tentu bunga deposito jauh lebih besar nilainya. Kalau kamu ingin hari tua yang terjamin, bisa mempertimbangkan tabungan deposito. Dan lagi, investasi ini juga memiliki risiko yang cukup kecil lho.

Sebagai tambahan, kalau kamu memilih investasi ini, bisa sekalian belajar disiplin. Karena terdapat jangka waktu yaitu 3 bulan sampai 24 bulan, kamu tak bisa mengambil uang seenaknya. Nanti, kamu bisa dikenai penalti jika mengambil uang di luar kesepakatan.

4. Emas
Salah satu kelebihan emas adalah memiliki daya tahan tinggi dengan arus inflasi. Sehingga, banyak yang memilih emas untuk investasi karena memang lebih stabil dan aman. Jika sekamuinya harganya turun sekalipun, pasti tak akan jauh-jauh dari harga awal. Dan hal ini hanya terjadi beberapa saat saja.
Poin positif lainnya yaitu kamu lebih leluasa investasi emas karena fleksibel. Mau kamu jual kapanpun bisa kok. Kamu pun tak perlu khawatir terikat dengan pihak tertentu. Namun, saat investasi emas kamu harus banyak-banyak bersabar ya. Hal ini disebabkan kenaikan harga emas memakan waktu cukup lama. Jadi perlu sabar untuk dapat untung.

5. Properti
Apa saja yang termasuk dalam investasi properti? Di antaranya adalah apartemen, rumah, dan tanah. Investasi properti yang cenderung aman ini sangat cocok di Indonesia. Penduduk yang semakin gemuk jumlahnya tak diimbangi dengan ketersediaan properti. Karenanya, harga tanah selalu naik tiap tahunnya.

Meski begitu, properti berupa apartemen dan rumah memang sedikit berisiko. Kalau belum ada pembeli, bisa aja uang kamu terpakai untuk perawatan rumah dan apartemen sehingga kamu tak ada pilihan selain menyewakannya agar tetap bisa memperoleh untung.

Saat akan berinvestasi, pastikan kalau kamu sudah tahu investasi manakah yang paling kamu butuhkan. Jangan lupa untuk hati-hati dalam melangkah dan selalu perbarui informasi tentang investasi. kamu harus memilih investasi yang pas agar tak merugi, sehingga ke depannya kamu bisa memperoleh banyak keuntungan dari investasi yang kamu pilih!

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top