Bahas Smart City, 60 Pembicara Hadir di IFC & REI Mega Expo 2017

[Reading Time Estimation: 2 minutes]

Konferensi merupakan salah satu kegiatan penting dalam IFC & REI Mega Expo 2017. Bertajuk “Smart Indonesia Initiatives Conference”, konferensi yang diprakarsai Institut Teknologi Bandung dan Asosiasi Prakarsa Indonesia Cerdas ini merupakan ajang tempat berbagi wawasan pengetahuan, pengalaman, bersosialisasi, serta berdiskusi mengenai hal-hal yang perlu diperhatikan dalam menuju Kota Masa Depan serta segala permasalahannya.

IFC & REI Mega Expo 2017Real Estate Indonesia (REI), narasumber salah satu konferensi di hari pertama, akan mengangkat tema Pembangunan Kota Baru Swasta (Smart Township Development by Private Sector) dengan menghadirkan tiga orang pembicara yaitu Ketua Umum REI Soelaeman Soemawinata; Ketua Dewan Penasehat REI, Setyono Djuandi Darmono dan Wakil Ketua Umum Bidang Regulasi dan Perundang-undangan REI, Ignesjz Kemalawarta.

Soelaeman Soemawinata akan mengangkat tentang Pembangunan Kota Baru Swasta di luar Jawa seperti yang didengung-dengungkan Presiden Jokowi, apa saja pelajaran yang dapat diambil dan apa yang harus diperhatikan para pengembang serta dukungan seperti apa yang diharapkan pengembang dari Pemerintah Kota dan Pemerintah Pusat.

Sementara Setyono Djuandi Darmono akan membahas Industrial and Tourism City. Bagaimana Kota bertransformasi menjadi pusat industri sekaligus menjadi kota wisata. Sedangkan Ignesjz Kemalawarta, akan membahas Green Cities and Sustainable City for the Future, dengan best practice nya: Kawasan Bumi Serpong Damai (BSD).

Persoalan perumahan tentunya merupakan hal yang sangat penting dalam pembangunan Kota Masa Depan. Dalam diskusi dengan APEKSI (Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia) beberapa waktu lalu, Ketua Umum REI Soelaeman Soemawinata menyatakan bahwa tahun ini, REI membangun 200.000 rumah MBR dan 250.000 rumah non MBR. Hal ini tentunya merupakan pencapaian yang besar dan memerlukan dukungan penuh Pemerintah Kota dan Pemerintah Pusat.

Konferensi tentang Smart City akan digelar selama 3 hari berturut-turut (18-20 September 2017) dengan total 60 pembicara. Selain General Session, ada juga Paralel Session yang disusun semenarik dan sangat akurat dengan persoalan-persoalan yang tengah dihadapi dalam rangka membangun Kota Masa Depan. Di antaranya, Smart EconomicSmart IndustrySmart InfrastructureSmart HealthSmart Security,Smart MobilitySmart EnvironmentSmart Energy dan Smart Government.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here