Portal Lengkap Dunia Marketing

XXX Ad Madness

Ikon Atlet Harus Berprestasi Plus Ganteng?

www.marketing.co.id – Selain masuk platform, sepakbola dinilai mampu menarik konsumen. Melalui sosok Irfan Bachdim, Clear pun berhasil mendeliver produk dengan apik.

Kadang kala, mensosialisasikan sebuah produk tak lagi cukup dengan memaparkan hasil-hasil penelitian semata. Data yang berguna bagi masyarakat—khususnya konsumen—akan sulit diserap jika kemasan penyampaian pesan tersebut kurang menarik. Sebab itulah, banyak merek yang membutuhkan brand ambassador untuk menarik perhatian masyarakat.

Ya, memang tak bisa dipungkiri bahwa brand ambassador memiliki magnet tersendiri bagi konsumen. Tak hanya dari kalangan selebriti, tapi melebar hingga para atlet dengan segudang prestasi yang gemilang di cabang-cabang olahraga. Hal ini pula yang mendasari produk perawatan rambut Clear memilih Irfan Bachdim sebagai bintang iklan sekaligus brand ambassador.

“Kami sendiri sudah menggunakan Irfan Bachdim sejak Piala AFF 2010 lalu. Pemain sepakbola Indonesia keturunan Belanda ini terpilih menjadi brand ambassador Clear karena pribadinya yang aktif dengan prestasi yang membanggakan. Tentunya, ini sesuai dengan image Clear sebagai sampo bagi pribadi yang aktif, berprestasi, serta percaya diri,” kata Mona Majid, Senior Brand Manager Clear.

Dia menambahkan, Clear memiliki standar dalam menentukan brand ambassador. Selain memiliki penampilan yang menarik, sosok tersebut haruslah memiliki prestasi di bidang masing-masing. Misal, pemilihan Irfan berdasarkan prestasinya di dunia olahraga. Apalagi, sepakbola merupakan ajang yang diminati oleh masyarakat dari segala kalangan—tak hanya Indonesia, tapi juga seluruh dunia. Dan tentunya, sepakbola pun masuk ke dalam platform Clear, selain musik.

“Biasanya, kami melakukan survei terlebih dahulu sebelum menentukan brand ambassador. Proses pertama adalah melakukan diskusi di pihak internal dengan beberapa option dan menganalisis tiap sosok yang diajukan. Selain itu, kami pun melibatkan pihak agensi iklan Clear untuk proses lanjutan. Sedangkan, waktu yang dibutuhkan antara dua sampai enam bulan,” papar dia.

Mona menambahkan, Clear pun menilai dari sisi personality—baik sebelumnya maupun visi dia ke depannya. Ini menjadi penting karena menjadi brand ambassador berarti si sosok akan merepresentasikan image Clear di mata masyarakat. Jadi, sosok tersebut akan sangat melekat dengan produk atau sebaliknya.

“Selain menjaga citra Clear, Irfan pun harus bisa menjaga nama baik dan mengembangkan prestasinya. Kemudian, dia tidak boleh meng-endorse produk yang satu kategori dengan Clear dan beberapa produk yang kami nilai bisa menjatuhkan citra Clear. Untungnya, Irfan memahami itu dan dia hanya mau menjadi brand ambassador dari produk yang bisa mendukungnya dalam berprestasi dan menginspirasi banyak orang,” ungkap Mona.

Sejauh ini, Irfan memiliki kewajiban untuk menyediakan waktu eksklusif—khususnya yang terkait dengan komunikasi dan kegiatan yang digelar Clear. Biasanya, untuk satu brand ambassador akan ada dua versi TVC dan print ad. Sedangkan untuk penempatan medianya, sejauh ini tidak ada perbedaan. Tak hanya tampil di publik, Irfan pun acap kali tampil di beberapa kegiatan internal Unilever.

“Dalam satu tahun, kami akan membuatkan agenda perencanaan yang akan dijalankan Irfan. Seiring perjalanan, tidak menutup kemungkinan ada beberapa agenda yang berubah karena beberapa faktor. Di sinilah peranan kami untuk mengatur antara kepentingan merek dan individu sehingga terjalin hubungan yang baik,” kata Mona.

Sekarang, kontrak kerja sama dengan Irfan sudah masuk tahun kedua. Dia menjelaskan, Clear pun tak ingin berganti-ganti brand ambassador hanya dalam kurun waktu tertentu. Hubungan kerja sama ini tak sebatas kontrak saja, tapi juga didasari rasa kepercayaan antara dua pihak, layaknya sebuah keluarga. Bagi Clear, sosok brand ambassador adalah perwakilan merek di mata masyarakat.

“Memang tak bisa dipungkiri, seorang public figure pastilah pernah mengalami masalah. Begitu juga dengan Irfan. Kami pun kemudian berdiskusi dan mengambil titik tengahnya. Selama permasalahan tersebut tidak mengganggu citra Clear dan prestasi dia ke depannya, hal itu tak jadi masalah bagi kami,” ujar Mona.

Selaku brand ambassador, pastilah Irfan mengemban tugas untuk membawa merek Clear di mata masyarakat. Selain menggunakan sampo Clear, Irfan pun harus mampu menyampaikan kelebihan-kelebihan yang ada dalam Clear. Hal tersebut bisa dilakukan dalam TVC maupun ketika berinteraksi dengan penggemar maupun user Clear. Tentunya, selain pesan yang disampaikan Irfan diterima dengan baik, ini pun bertujuan mendekatkan hubungan antara Clear dan konsumen melalui sosok Irfan.

Ketika disinggung mengenai nilai kontrak, Mona enggan memberitahukan secara detail. Namun dia mengatakan, harga yang ditawarkan cocok bagi kedua pihak. Dalam menentukan harga, Clear lebih melihat dari sisi prestasi, personality, dan visi dia ke depan. Ketiga penilaian tersebut masuk ke dalam satu “paket” harga dan akan disesuaikan lagi jika kontak berlanjut pada tahun berikutnya.

“Kami juga memilih berdasarkan kepercayaan dalam menjalin kerja sama. Untuk Irfan, meskipun sekarang ini dia menjadi brand ambassador untuk produk lain, itu tak jadi masalah. Lagipula, kami menilai produk tersebut beda kategori dan masing-masing memiliki strength point tersendiri. Jadi, tugas kami adalah bagaimana cara Irfan mendeliver produk Clear,” papar Mona.

Untuk mendukung kinerja Irfan, pihak Clear pun menggelar serangkaian training. Adapun materi yang disampaikan terkait public speaking baik kepada media massa, publik, dan internal. Selain itu, Clear memberikan fasilitas bagi Irfan untuk meng-handle media sosial yang dimiliki. Ini bertujuan untuk mengembangkan diri dan menjalin komunikasi dengan penggemar maupun pengguna Clear.

“Menggunakan brand ambassador sangatlah efektif dalam kegiatan komunikasi maupun marketing Clear. Penilaian tersebut berdasarkan survei lapangan ketika Clear berkunjung ke beberapa wilayah di Indonesia. Sosok Irfan masih menjadi inspirasi bagi kalangan anak muda karena prestasinya di dunia sepakbola. Sedangkan dari sisi penjualan, Clear mengalami kenaikan dan pertumbuhan double digit,” ungkap dia.(Fisamawati)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler

To Top