Portal Lengkap Dunia Marketing

Ad Madness

Dove: Rambut Keriting Cantik Kok

DoveCurlsNggak pede dengan rambut keriting Anda? Berarti Anda termasuk enam dari sepuluh orang yang berpikir rambut keriting tak cantik versi riset yang dilakukan Dove. Anda tak sendirian, dalam iklan terbarunya yang berjudul ‘Dove Hair: Love Your Curls’ menunjukkan bahkan anak-anak perempuan tak suka dengan rambut keriting mereka.

Masih dengan tema kampanye yang mengajak para perempuan untuk percaya diri dan mencintai diri apa adanya, melalui iklan ini Dove mengajak para gadis belia untuk mencintai rambut keriting mereka.

“I try to make it straight by going like this, and it doesn’t work.” ujar Carina ,6 , dalam iklan tersebut. Gadis cilik ini bukan satu-satunya yang menginginkan rambut lurus. Fenomena ini pasti juga terjadi di lingkungan kita bukan? Hal ini karena dari dulu konsep kecantikan ditampilkan pada standar tertentu, terutama melalui iklan produk-produk kecantikan.

Dove percaya anak-anak ini akan belajar mencintai apa yang mereka miliki jika mendapat dukungan dari orang-orang dewasa terdekat mereka. “The best way to change how they feel about their curls is to show them how you feel about yours,” kata narasi. Maka, Dove mengajak serta ibu, kakak, dan perempuan dewasa terdekat anak-anak ini untuk memberikan dukungan mereka.

Adegan selanjutnya para perempuan belia dan dewasa berjalan dengan penuh percaya diri memamerkan rambut keriting mereka, bernyanyi bersama, dan berpesta. Lagu “We all love our curls” dinyanyikan dari pertengahan durasi hingga akhir iklan layaknya sebuah mars. Terlihat Dove merancang iklan ini selain untuk perempuan dewasa, juga untuk para gadis cilik – yang merupakan target pasar Dove ketika mereka beranjak dewasa.

“Salah satu temuan mendalam dari penelitian kami yaitu anak-anak perempuan tujuh kali berpeluang lebih besar mencintai rambut keriting mereka jika orang-orang di sekeliling mereka mendukungnya,” jelas Rob Candelino, VP marketing produk perawatan rambut di Unilever seperti dikutip Adweek. “Ini membuktikan bahwa kami dapat membuat dampak dengan mendorong para wanita mencintai rambut keriting mereka dan menjadi contoh bagi kehidupan anak-anak perempuan”, lanjutnya.

Dove sebagai produk perawatan tubuh dan kecantikan menampilkan konsep iklan yang berbeda dari pada umumnya produk sejenis. Misalnya saja produk perawatan rambut, jika diperhatikan, hanya Dove brand yang menampilkan model dengan tipe rambut beragam – tak hanya rambut lurus. Ditambah dengan rancangan story tellling visual berupa video yang menarik – humanis dan dekat dengan keseharian konsumen, iklan-iklan Dove kerap menjadi viral.

Dove sepertinya ingin dikenal sebagai sebuah brand produk perawatan tubuh dan kecantikan yang ramah pada semua perempuan, tak peduli bagaimana bentuk tubuh dan rambut mereka. Harapannya para konsumen perempuan yang memakai produk Dove merasa nyaman dengan apa yang mereka miliki.

Namun, gagasan Dove tak selalu mendapat sambutan baik. Iklan-iklan Dove di satu sisi mendapatkan pujian, tapi tak sedikit pula menuai kritikan karena brand ini dinilai berbisnis dengan memanfaatkan ‘kegalauan’ atau ‘rasa tak percaya diri’ para perempuan. Seperti yang terjadi pada iklan ‘Real Beauty Sketches’. Well, bisnis yang hidup selalulah bisnis yang bisa mengatasi masalah konsumen bukan?

Terlepas dari kritikan, iklan yang satu ini membuktikan bahwa Dove piawai dalam merancang iklannya karena dalam tiga hari setelah dirilis, iklan ini sudah ditonton lebih dari 3 juta kali.

(Berbagai sumber)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top