Portal Lengkap Dunia Marketing

DIGITAL & TECHNOLOGY

Solusi Teknologi Untuk Wilayah Terpencil Indonesia Yang Belum Terkoneksi

Marketing.co.id – Berita Digital | Saat ini, ada lebih dari 83.218 desa dengan 6.790 di antaranya bahkan belum terjangkau jaringan 2G, 6.212 desa belum terjangkau oleh jaringan 3G, sementara sebanyak 12.548 belum terjangkau jaringan 4G.

Pemerintah berkomitmen menekan angka kesenjangan digital ini, khususnya di wilayah-wilayah yang belum terjangkau, yakni di daerah-daerah terluar, terdepan, dan tertinggal (3T). Guna mewujudkan pemerataan jangkauan konektivitas secara umum, pemerintah menargetkan komitmennya untuk menghadirkan konektivitas hingga wilayah-wilayah yang belum terjangkau dalam kurun waktu dua tahun ke depan.

Baca Juga: 5 Tren Internet of Senses di Tahun 2030

“Penerapan RuralStar bisa menjadi sebuah ‘keajaiban mobilitas’ bagi wilayah-wilayah yang selama ini belum tersentuh dengan konektivitas,” ujar Alex Xing, Chief Technology Officer Huawei Indonesia.

Menurutnya, solusi teknologi ini menghadirkan beragam inovasi, salah satu contohnya adalah penggunaan teknologi surya yang hemat energi sebagai solusi ketika muncul permasalahan terutama bagi wilayah-wilayah yang belum tersentuh energi listrik.

Solusi cell-site yang dilengkapi dengan kapabilitas untuk mencukupi kebutuhan energi secara mandiri ini mampu menangkap energi cahaya dan panas yang dipancarkan matahari, terlebih bagi negara-negara yang terletak di sekitar ekuator, guna menghadirkan konektivitas jaringan yang berkesinambungan.

Baca Juga: Perlunya Subsidi Internet yang Kini Sudah Menjadi Kebutuhan Dasar Manusia

Solusi ini juga mendukung pengembangan jangkauan jaringan seluler nasional yang makin luas, dengan konsumsi daya yang makin rendah dibandingkan solusi cell-site standar yang ada saat ini. Selain itu, konsumsi daya pada komponen base band dan unit radio yang terdapat pada situs pemancar seluler ini lebih rendah dibandingkan dengan pada BTS makro standar lainnya.

“Solusi ini sangat cocok dimanfaatkan di sekolah-sekolah, area-area publik, hingga bagi masyarakat di daerah-daerah terpencil,” tuturnya.

Baca Juga: 25% Perangkat IoT di Indonesia Masih Rentan Serangan Siber

Intinya, penerapan solusi Huawei RuralStar akan mampu memangkas TCO sekaligus menghadirkan konektivitas dengan biaya murah bagi daerah-daerah terpencil. Saat ini, proyek RuralStar telah berjalan secara komersial di lebih dari 110 jaringan di lebih dari 50 negara dan menjangkau setidaknya 50 juta penduduk dunia, khususnya bagi masyarakat yang tinggal di wilayah-wilayah terpencil dengan proses penggelaran lapangan yang simpel, instalasi yang mudah, desain hemat energi dan dilengkapi dengan teknologi baterai yang mutakhir.

Marketing.co.id: Portal Berita Marketing & Berita Bisnis

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top