Portal Lengkap Dunia Marketing

Dunia Digital

Greenly Raih Pendanaan Tahap Awal

Marketing, Jakarta — Greenly, startup jaringan ritel makanan dan minuman sehat yang berbasis di Surabaya, mendapatkan pendanaan tahap awal (seed funding) yang dipimpin oleh East Ventures dan diikuti beberapa angel investors lainnya. Dana segar ini rencananya akan digunakan perusahaan untuk inovasi produk, pengembangan teknologi, serta memperluas jaringannya di Surabaya hingga ekspansi ke kota-kota lainnya.

Greenly didirikan oleh Edrick Joe Soetanto dan Liana Gonta Widjaja. Keduanya mendirikan startup tersebut berdasarkan pengalaman sulitnya menjalani pola makan sehat di Surabaya. Mereka menyadari langkanya ketersediaan makanan dan minuman sehat yang cepat saji, mudah didapat, memiliki banyak varian produk, namun dengan harga yang tetap terjangkau.

“Kami ingin mengisi kesenjangan antara makanan sehat namun mahal yang ditawarkan oleh pemain saat ini, dan makanan siap saji dengan harga terjangkau yang disediakan oleh jaringan fast-food. Greenly hadir sebagai fast-casual ritel yang menyediakan beragam salad, grain bowl, cold-pressed juice, smoothie, nut milk dan produk sehat lainnya yang terbuat dari bahan alami dan segar” ungkap Liana.

Tidak hanya itu, meningkatnya penduduk ekonomi kelas menengah yang sadar akan gaya hidup sehat dilihat sebagai peluang besar oleh kedua pendiri perusahaan.

Ketersediaan produk makanan sehat yang terjangkau sangat penting karena pola makan penduduk Indonesia belum sehat. Data FAO menunjukkan rata-rata penduduk Indonesia mengonsumsi 122 gram sayur dan 92 gram buah setiap hari. Tingkat konsumsi tersebut lebih rendah dari tingkat asupan harian yang direkomendasikan yaitu 300-400 gram sayur dan 100-150 gram buah.

Itulah sebabnya pada tahun 2019, Greenly membuka outlet pertama mereka di Surabaya dengan misi mendemokratisasi diet sehat di Indonesia. Liana adalah seorang ahli nutrisi dari UC Berkeley yang berpengalaman di industri kesehatan dan F&B. Ia juga merupakan sosok di balik ratusan resep Greenly.  Adapun, Edrick yang adalah seorang serial entrepreneur, serta mantan Konsultan di PwC, berperan sebagai nahkoda dalam hal pengembangan dan eksekusi strategi bisnis Greenly.

Greenly

“Kami ingin menghadirkan pola makan sehat dengan harga terjangkau, convenient, dan mudah didapatkan. Misi kami adalah membawa pola makan sehat ke seluruh lapisan masyarakat dan mewujudkannya di Indonesia sebagai sesuatu yang demokratis, bukan hanya untuk kalangan tertentu. Kami yakin bahwa dengan dukungan dari East Ventures dan seluruh mitra, misi ini akan dapat kami realisasikan,” imbuh Edrick.

Salah satu komponen utama dari strategi Greenly adalah mengintegrasikan konsep new retail dengan pendekatan O2O, menjadikannya berbeda dengan pemain besar tradisional lainnya. Dengan konsep ini, Greenly mengadopsi pola penjualan multikanal melalui gerai fisik dan pesan antar. Saat ini, Greenly mengoperasikan 5 outlet di Surabaya, yaitu 1 gerai di Mall dengan konsep kafe/restoran, sementara 4 cabang lainnya melayani pesan antar dengan konsep cloud kitchen. Melalui strategi ini membuat Greenly lebih efisien sehingga mampu menawarkan produk dengan harga terjangkau, sekaligus mewujudkan misinya untuk membawa akses diet sehat bagi lebih banyak orang.

Kebutuhan konsumen Indonesia atas produk makanan sehat yang terjangkau dan model bisnis yang tepat membuat bisnis Greenly tumbuh hingga 5 kali lipat sepanjang 2019. Perusahaan juga berencana untuk melebarkan sayap ke luar Surabaya pada 2020.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top