Apa Yang Harus Dilakukan Jika Mendeteksi Keterlambatan Perkembangan Pada Anak?

0
821

Family protect
Marketing.co.id – Berita Lifestyle | Global Developmental Delay, atau biasanya disebut keterlambatan perkembangan umum adalah keterlambatan perkembangan bermakna pada dua atau lebih bidang perkembangan pada anak.
Dalam webinar The Propessor’s Talk yang diadakan Tentang Anak, dokter spesialis anak & konsultan neurologi anak FKUI/RSCM Prof. Dr. dr. Hardiono D. Pusponegoro, Sp.A(K) menyebutkan bahwa 30% dari anak di dunia mengalami keterlambatan perkembangan, mulai dari keterlambatan ringan hingga berat, dan 5-10% di antaranya sudah memasuki fase developmental disorder atau gangguan spesifik seperti autisme.
Sementara itu, dr. Mesty Ariotedjo, Sp.A, dokter spesialis anak yang juga founder Tentang Anak Official dalam kesempatan yang sama mengatakan bahwa penting bagi setiap orang tua agar dapat mendeteksi sedini mungkin terkait perkembangan anak, terutama pada anak di usia kurang dari lima tahun agar dapat menanganinya dengan perawatan dan pengobatan yang tepat.
Kenali Red Flags Pada Perkembangan Anak 
Ayah dan bunda dapat memantau perkembangan gerak kasar dan bahasa pada anak untuk mengetahui lebih lanjut, apakah perkembangan si kecil sesuai dengan pertumbuhan anak pada umumnya atau tidak. Adapun beberapa tanda atau red flags yang harus diwaspadai sesuai dengan usia anak dan tumbuh kembangnya, seperti:
 

Usia Gerak Kasar Bahasa atau Komunikasi
6 bulan Tengkurap Menoleh saat dipanggil (usia 6 bulan hingga 1 tahun)
9 bulan Duduk
11,5 bulan / 1 Tahun Merangkak Bubbling dan menunjuk dengan telunjuk
13,5 bulan Berdiri Mengucapkan kata berarti seperti Mama dan Papa (usia 16 bulan)
18 bulan Berjalan

Yang harus Ayah dan Bunda lakukan jika mendeteksi keterlambatan perkembangan anak
Menurut dr. Hardiono, jika orang tua telah mendeteksi tanda-tanda keterlambatan pada perkembangan anaknya, orang tua diminta untuk tidak diam saja atau menunggu kemajuan perkembangan anak dengan sendirinya. Karena, mendeteksi dan menangani keterlambatan perkembangan sejak dini akan menghasilkan pertumbuhan yang lebih baik.
Maka dari itu, setelah mendeteksi, orang tua dianjurkan mendiagnosis jenis keterlambatan perkembangan anak dengan dokter spesialis anak atau ahlinya, lalu mengobati apa yang bisa diobati, merujuk terapi yang tepat sesuai dengan diagnosis, konseling dan langkah terakhir untuk rujuk konsultasi selanjutnya.
Tentang Anak berkomitmen untuk terus membantu lebih banyak orang tua di Indonesia dalam memantau perkembangan anak dengan mudah, cepat, praktis, bersama ahlinya melalui aplikasi yang saat ini dapat di unduh gratis di App Store dan Play Store.
Selain memantau tumbuh kembang anak, Ayah dan Bunda juga bisa mengakses informasi resep mpasi anak, konsultasi dengan para ahli, informasi vaksinasi anak, panduan stimulasi serta mengakses dan berbagi ilmu seputar parenting lainnya melalui aplikasi Tentang Anak.
 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here