Portal Lengkap Dunia Marketing

UMKM

Geulis untuk Si Geulis

Marketing.co.id – Berita UMKM | Sebagai negara berpenduduk mayoritas Muslim, industri fashion muslimah sangat menantang untuk digarap. Di antara segmen yang ada, segmen milenial cukup menarik untuk digarap, karena memiliki daya beli dan memiliki selera fashion yang tinggi. Tak berlebihan jika banyak merek yang berlomba-lomba untuk menggarap muslimah milenial.

Hijab Geulis berupaya mengambil hati Muslimah milenial dengan model hijab yang trendi namun dengan harga terjangkau. Awalnya bisnis Hijab Geulis, tidak berjalan mulus. Namun dari sini, merek yang mulai hadiri di pasar pada 2017 belajar untuk mencari tahu apa yang diminati konsumen milenial. Geulis melihat corak dan kualitas tetap yang dipentingkan oleh para milenial.

Suryadi, Co-Founder Hijab Geulis mengatakan, kekuatan merek Geulis terletak pada fleksibilitasnya. Selain itu, jika konsumen membeli atasan model apapun di Geulis.id akan dapat memadu padankan atasan tersebut dengan outfit yang sudah Anda miliki di lemari.

Baca juga: Sambil Bekerja, ASN ini Berbisnis Fashion dan Kue Basah

“Fashion item Geulis memiliki warna-warna netral dengan cutting loose yang nyaman dan tertutup serta kasual tapi tetap modis,” tambah Suryadi.

Kini Geulis merambah fashion muslim secara keseluruhan, mulai dari atasan, bawahan, sampai aksesoris fashion. Misinya ingin menjangkau seluruh perempuan muslim Indonesia. Itu sebabnya Geulis.id melakukan pemasaran secara digital dengan katalog yang bisa dilihat kapan saja di akun Instagram dan website resminya. Disana, para followers dapat mencari puluhan gaya ootd untuk kegiatan sehari-hari.

Fashion merek Geulis

Model merek Geulis

Brand Promise

Salah satu tantangan di bisnis fashion ritel adalah konsistensi dalam menyampaikan pesan dan janji merek dalam visi mereka. Dalam hal ini, janji merek (brand promise) Geulis adalah kenyamanan, kualitas, simple, dan elegan untuk dipakai seharihari.

Dengan memegang prinsip “Not Passion to make but Passion Build” kata Suryadi akan dapat membuka luas lapangan kerja dan memajukan ekonomi Indonesia. Geulis pun bekerja sama dengan perusahaan tekstil khusus dari Indonesia untuk mengembangkan kain yang berkualitas dan nyaman untuk dipakai.

“Selain itu, Geulis menjadi pendengar yang baik – menerima saran konsumen dan melakukan analisis feedback agar dapat diterapkan pada bisnisnya. Sub-brand yang ter-organize dengan baik mempermudah Geulis untuk memasarkan setiap produknya sesuai dengan kebutuhan konsumen, sekaligus menemukan apa yang menjadi preferensi konsumen,” bebernya.

Baca juga: Inovasi Jadi Kunci Merek Bertahan di Masa Pandemi

Kini, lini produk Geulis sangat beragam mencakup  kemeja dan tunik Bawahan: Celana, rok, dan jeans untuk daily wear Sleepwear: baju tidur nyaman seperti daster dan set One piece: jumpsuit, dress, dan baju set Aksesoris: Sandal, sepatu, tas, dan bross danscarf.

Seiring tren digitalisasi, merek Geulis pun ingin meningkatkan pengalaman virtual konsumen saat berbelanja produk-produk fashion mereka. Komunikasi dua arah menjadi salah satu strategi yang ditekankan dalam membangun merek Geulis ke depannya.

“Dengan membangun komunikasi dua arah, Geulis ingin memperoleh informasi seputar consumer behavior yang dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas produk Geulis selanjutnya,” pungkas Suryadi.

Marketing.co.id: Portal Berita Marketing & Berita Bisnis

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top