Portal Lengkap Dunia Marketing

Dunia Digital

Gerakan Sosial #MajuinWarung Kudo Bantu Warung Lebih Modern

Marketing –  Sejak menggulirkan gerakan sosial #MajuinWarung, Kudo, aplikasi digital untuk memajukan warung tradisional di Indonesia, berhasil membantu ratusan ribu warung untuk menjadi serba bisa. Diluncurkan pada Februari lalu, #MajuinWarung adalah gerakan sosial yang mengajak masyarakat Indonesia untuk memajukan warung sekitarnya dengan memanfaatkan teknologi.

Agung Nugroho CEO & Co-Founder Kudo menjelaskan, Gerakan sosial #MajuinWarung hadir sebagai wujud nyata dari tiga misi utama Kudo. Dimulai dengan memberikan akses digital untuk berjualan berbagai macam produk bagi warung tradisional, menjembatani layanan keuangan ke masyarakat dengan keterbatasan akses digital dan perbankan, hingga meningkatkan penghasilan tambahan bagi pemilik warung dan peluang bagi para individu untuk berjualan.

“Dengan ini, kami berupaya untuk menanamkan rasa peduli pada masyarakat untuk mewujudkan misi sosial kami bagi warung Indonesia agar jadi lebih modern, selangkah lebih maju, dan memiliki daya saing yang lebih tinggi di era digital ini,” urai Agung.

Melihat data Deloitte, Warung dan UMKM di Indonesia yang memaksimalkan teknologi seperti website atau aplikasi digital bisa menikmati kenaikan pendapatan 80% lebih cepat daripada mereka yang belum memanfaatkan teknologi.

Salah satu warung yang sudah mengikuti gerakan sosial #MajuinWarung

Dengan gerakan #MajuinWarung, siapa saja bisa mendaftarkan warung di sekitarnya menjadi warung digital dengan mengakses www.majuinwarung.com. Masyarakat yang telah membantu warung dengan teknologi Kudo disebut sebagai pejuang warung. Hingga saat ini, puluhan ribu pejuang warung telah ikut ambil andil dalam memajukan warung di sekitar mereka. Tidak hanya memberikan keuntungan bagi warung, para pejuang warung juga mendapatkan insentif menarik dan turut menambah penghasilan dari setiap warung yang berhasil dimajukan.

Dengan aplikasi Kudo, warung menjadi serba bisa. Mulai dari bisa berjualan apa saja termasuk pulsa, pembayaran tagihan dan tiket perjalanan, bisa stok barang untuk warung lewat aplikasi, bisa kirim uang dan menawarkan berbagai layanan keuangan digital, hingga bisa membantu tetangga menjadi pengemudi Grab untuk menambah penghasilan.

Salah satu contoh dari pemilik warung yang berhasil meraih sukses dengan Kudo adalah Afandi, agen Kudo di Tangerang. “Saya memiliki warung kelontong. Sebelumnya, saya pernah punya usaha di kampung halaman saya, Madura namun usaha kurang memuaskan. Akhirnya saya memberanikan diri pindah ke Tangerang dan mengembangkan usaha warung kelontong,” tutur Afandi.

Setelah dua tahun menggunakan aplikasi Kudo, warung Afandi menjadi lebih ramai dan omzetnya bisa mencapai lebih dari Rp30 juta per bulan. “Warung saya bisa melayani berbagai hal dan tidak hanya berjualan barang kebutuhan sehari-hari di warung. Saya jadi bisa menjual pulsa dan pembayaran tagihan ke pelanggan dengan aplikasi Kudo,” imbuh Afandi.

Dengan gerakan sosial #MajuinWarung, Kudo optimis dapat membantu lebih banyak warung untuk maju dan serba bisa hingga meraih sukses seperti Afandi. Tidak hanya itu, Kudo juga yakin dapat mengajak lebih banyak orang Indonesia untuk lebih peduli pada warung di sekitarnya dan memberikan kesempatan warung bersaing dengan minimarket modern. Ke depannya, Kudo akan terus berinovasi untuk mengembangkan aplikasi dan menghadirkan teknologi yang membuat warung semakin serba bisa.

Sejak didirikan di tahun 2014, Kudo mengklaim telah memberdayakan lebih dari 2 juta agen Kudo yang tersebar di lebih dari 500 kota dan kabupaten di seluruh Indonesia. Sejak Mei 2017 Kudo resmi menjadi bagian dari Grab.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top