Portal Lengkap Dunia Marketing

OTOMOTIF

Gara-gara Corona, AHM Koreksi Target Penjualan Jadi 3 Juta Unit

Marketing.co.id – Pandemi Covid-19 berdampak pada penurunan penjualan di beberapa industri di Tanah Air, salah satunya industri sepeda motor.

Kondisi ini membuat perusahaan otomotif roda dua berpikir ulang untuk merombak strategi penjualan dan mengoreksi target penjualan.

Berdasarkan prediksi Asosiasi Industri Sepeda motor Indonesia (AISI), penjualan sepeda motor nasional akan turun sekitar 40%-45% dari target semula yang dicanangkan sebanyak 6,4 juta unit.

Menurut Johannes Loman, Ketua Umum AISI, dari data tahun 2019 lalu penjualan secara nasional mencapai 6,4 juta unit dan tahun ini diprediksi berada diangka yang sama.

“Adanya pandemi Covid-19, AISI mengoreksi penjualan tahun ini diangka 3,6 juta hingga 3,9 juta unit,” kata  Johannes yang juga menjabat Executive Vice President PT Astra Honda Motor (AHM), seperti dikutip dari Antara.

Johannes menilai banyak faktor yang membuat penjualan menurun, diantaranya, penerapan pembatasan sosial berskala besar yang membuat ekonomi melambat dan turunnya harga komoditi.

Direktur Marketing AHM, Thomas Wijaya, menambahkan, kenaikan uang muka kredit dan pengetatan yang  dilakukan perusahaan pembiayaan turut andil dalam penurunan penjualan sepeda motor.

“Konsumen Honda masih banyak yang bergantung terhadap perusahaan pembiayaan. Faktanya sebanyak 65%-70% konsumen membeli kendaraan secara kredit,” beber dia.

AHM yang tahun lalu berhasil menjual sekitar 4,9 juta unit dan menguasai pasar sepeda motor nasional dengan pangsa pasar lebih dari 75% pun harus rela mengoreksi target penjualannya. Target awal sebanyak 4,6 juta – 4,8 juta unit dipangkas menjadi 2,8 juta – 3 juta unit tahun ini.

Thomas mengemukan, pihaknya mengubah target penjualan tahunan karena mempertimbangkan situasi saat ini. Namun, angka tersebut bisa berubah setelah semuanya kembali normal dan perekonomian bertumbuh.

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top