Portal Lengkap Dunia Marketing

PR Hype

Nggak Cuma Menghibur, Film Lego Sarat Pelajaran PR

Pelajaran untuk menjadi PR yang keren bisa didapat dari mana saja, termasuk dari film The Lego Movie.

lego-movieBagi penggemar berat Lego, merek permainan balok asal Denmark ini memang nggak ada matinya. Dari usia anak-anak hingga dewasa permainan ini tetap relevan. Bahkan sudah dibuat film layar lebarnya.

Sepertinya Lego mau mereknya tetap melekat kuat dibenak para penggemar dan pangsa pasarnya dengan meluncurkan film The Lego Movie pada awal tahun 2014. Film yang dibawa oleh Warner Bross Pictures ini mendapat sambutan baik oleh para penonton dan kritikus.

The Lego Movie nggak cuma menghibur, tapi ternyata sarat pelajaran tentang PR yang bisa kita petik.

Tetap relevan. The Lego Movie adalah hasil revitalisasi sebuah merek yang direncanakan dan ditulis dengan seksama. Tim penulis naskah film menggunakan detail rumit dan membawa konsep Lego yang asli. Dengan cerdiknya, tim kreatif film ini mengajak para penonton dewasa untuk bernostalgia dengan tampilnya tokoh klasik angkasawan berwarna biru. Tak hanya ‘merangkul’ penonton dewasa, film ini juga menarik penonton anak-anak dengan menampilkan tokoh-tokoh superhero masa kini.

Sadar budaya. Film animasi ini banyak menyentuh tema dan isu yang sedang ngetren dalam budaya Amerika. Sebut saja seperti kekuasaan korporasi, kebebasan, dan kemandirian adalah beberapa isu yang diangkat dalam film ini. Dengan adanya kesadaran budaya, penulis naskah film menarik target penonton yang jelas. Tak hanya anak-anak, orang tua pun terpikat untuk menonton. Nah, kita bisa mencontoh strategi ini untuk kampanye PR kita selanjutnya.

Kreativitas penting! Dalam film ini kreativitas diangkat sebagai tema besar. Diceritakan dalam film, dunia Lego dikuasai oleh Lord Business yang jahat dan kondisi kreativitas para penghuni dunia Lego yang mati suri. Dalam film ini para karakter dunia Lego harus menyelamatkan dunia mereka dari Lord Business dengan menggunakan kreativitas yang mereka miliki.

Pelajarannya, penting bagi PR untuk memanfaatkan kreativitas dalam pembuatan konten untuk menarik audience.

Gunakan pemasaran konten. Untuk tetap menarik perhatian pasarnya, Lego membuat film berdurasi panjang seperti The Lego Movie. Nah, film inilah yang disebut pemasaran konten dari merek Lego. Kita juga bisa mencontoh strategi Lego ini. Gunakan blog, media sosial, dan video untuk menyebarkan pesan merek kita kepada pasar dan audience.

Adanya film Lego makin memperkuat pijakan Lego sebagai merek permainan balok ternama di dunia. Rencananya akan ada sekuel The Lego Movie pada 2015 yang kini sedang dalam tahap penggarapan. Apakah sekuelnya akan semenarik film pertamanya dan lebih sarat pembelajaran? Kita nantikan.

(PR Daily)

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top