Portal Lengkap Dunia Marketing

UMKM

Dasar E-Commerce: 10 Pertanyaan Ketika Membuat Toko Online

Dasar E-Commerce 10 Pertanyaan Ketika Membuat Toko OnlineMeluncurkan toko online menjadi tantangan bagi usaha kecil yang sering kali mengalami kekurangan anggaran, staf, dan waktu. Tapi vendor e-commerce bisa membantu usaha kecil membuat dan mengelola sebuah toko online dengan relatif sederhana dan terjangkau. Berikut 10 pertanyaan penting yang perlu kita tanyakan ketika membuat toko online melalui vendor e-commerce.

Bagaimana saya mulai membangun toko online?

Jika kita tak mampu membayar seseorang untuk membuat toko online yang sesuai pesanan, tak perlu khawatir. Ada banyak vendor e-commerce yang bisa membantu membuat toko online dengan cepat. Biasanya vendor-vendor ini menyediakan template desain untuk toko online. Kita bisa mengunggah katalog produk, membuat shopping cart, pembayaran online secara aman dan menangani pesanan. Mereka menyimpan toko online pelanggannya dengan server mereka sendiri. Kita bisa me-link toko online dari situs web utama vendor.

Bagaimana saya bisa menyesuaikan tampilan keseluruhan toko online?

Dalam banyak kasus jika perusahaan kita sudah memiliki situs web, maka situs e-commerce harus mencerminkan tampilan online yang sudah ada, termasuk logo dan skema warna. Jika kita tidak memiliki situs web bisnis, pilihlah latar dan aksen warna untuk situs e-commerce yang melengkapi logo.

Tipe sistem pembayaran apa yang harus saya gunakan?

Julian Barkat, Direktur E-commerce dan Pemasaran Online di Eggs to Apples – agensi pemasaran digital asal Philadelphia – menyarankan agar para pemula menggunakan PayPal. Hal itu karena prosesor pihak ketiga tersebut dikenal secara luas sebagai sebuah sistem yang aman dalam pembayaran online.

Bagaimana saya akan menangani layanan konsumen?

Untuk merespon pelanggan secara efektif, vendor e-commerce bisa menjadi pilihan untuk mengakses perangkat Customer Relationship Management (CRM). Hampir seluruh vendor e-commerce menawarkan layanan CRM.

Bagaimana saya harus menentukan biaya pengiriman?

Sering kali lebih mudah dan lebih akurat jika biaya pengiriman masuk dalam perhitungan tersendiri. Kita mungkin bisa mempertimbangkan biaya kirim gratis, setidaknya untuk pemesanan barang dalam jumlah tertentu.

Bagaimana Saya membuat deskripsi dan image terbaik dari produk?

Tak harus membayar fotografer profesional untuk mendapatkan foto produk yang bagus. Tapi setidaknya gunakan kamera DSLR 16 megapiksel dan gunakan pencahayaan yang tepat.  Untuk deskripsi produk buat seringkas mungkin, tapi tetap kaya detail untuk menarik perhatian pelanggan.

Apakah saya membolehkan pelanggan membuat ulasan dan rekomendasi?

Memberikan peluang bagi pelanggan untuk membuat ulasan dan rekomendasi produk bisa meningkatkan kepercayaan mereka terhadap toko online kita. Ulasan positif dan rekomendasi di media sosial bisa meningkatkan penjualan, tapi juga ada risiko untuk ulasan yang negatif. Beberapa layanan ecommerce menawarkan opsi ulasan konsumen yang memungkinkan kita untuk merespon atau membuang komentar yang tidak diharapkan.

Bagaimana saya membuat pelanggan tertarik?

Setelah toko online kita berjalan, promosikan melalui online dan offline. Letakkan link toko online kita pada situs utama perusahaan dan kampanye newsletter email. Buat pula akun media sosial seperti YouTube, Facebook, Twitter, dan Pinterest yang mewakili toko online kita. Perbarui media sosial beberapa kali dalam sehari untuk menaikkan traffic dengan penawaran dan promosi.

Bagaimana saya harus menangani pengembalian barang?

Setiap toko harus berurusan dengan kasus pengembalian barang, entah itu karena barang rusak atau masalah lainnya. Cek kembali apakah vendor e-commerce kita menyediakan perangkat built-in yang memungkinkan kita mengganti merchandise atau harga pembelian, restock inventaris, dan mengirimkan email kepada pelanggan dengan cepat dan mudah.

Bagaimana saya melacak kesuksesan toko saya?

Cobalah pilih vendor e-commerce yang menawarkan perangkat analitik gratis dan perangkat pelaporan lainnya yang bisa membantu kita melacak kinerja toko. Perangkat-perangkat ini bisa memberitahu kita berapa banyak pengunjung, seberapa sering mereka berkunjung, lokasi dan bagaimana mereka menemukan toko online kita. Bahkan dari perangkat ini kita bisa mengetahui produk apa saja yang dilihat dan dibeli paling banyak atau paling sedikit.

 

Sumber: Entrepreneur

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top