Portal Lengkap Dunia Marketing

Ad Madness

Coca-Cola “Paksa” Konsumen Berinteraksi

cokeadsHari pertama masuk kampus menjadi begitu menegangkan bagi umumnya mahasiswa baru. Banyak muka-muka baru yang belum dikenal membuat satu sama lain canggung untuk bertegur sapa atau memulai perkenalan.

Terlebih, di era perangkat mobile orang-orang lebih suka sibuk sendiri dengan gadget-nya tanpa memedulikan orang di sekitar. Inilah yang ingin dikikis habis oleh Coca-Cola lewat iklan barunya yang bertajuk Friendly Twist. Iklan tersebut dibuka dengan teks yang mengatakan, “A day when talks and interaction reduced to zero”.

Coca-Cola tahu bagaimana memecahkan kecanggungan itu dan ‘memaksa’ para mahasiswa baru bertegur sapa satu sama lain. Dalam iklan terbarunya tersebut, Coca-Cola menunjukkan rancangan tutup botol Coca-Cola khusus yang memaksa para freshmen untuk saling bertegur sapa. Tutup botol khusus ini hanya bisa dibuka dengan botol Coca-Cola lainnya.

Penekanan desain tutup botol ditunjukkan dengan adegan di mana para freshmen kebingungan untuk membuka tutup botol. Pada akhirnya mereka saling meminta bantuan membuka tutup botol Coca-Cola. Botol baru bisa dibuka dengan saling memasangkan tutup botol satu sama lain dan memutarnya berlawanan arah.

Iklan-iklan Coca-Cola memang selalu menekankan interaksi sosial, yaitu hapiness and sharing yang juga menjadi nilai dari brand-nya. Dari nilai itulah Leo Burnett, agensi iklan yang merancang “Friendly Twist” mendapatkan ide untuk konsep iklan ini.

Raksasa minuman soda ini konsisten menghadirkan brand value ”sharing and hapiness” di setiap iklan dan desain kemasan produknya. Tahun lalu Coca-Cola meluncurkan iklan serupa dengan desain botol yang bisa terbagi dua “Sharing Can”. Iklan ini dirancang oleh Ogilvy & Mather France dan Ogilvy Asia-Pacific.

“Friendly Twist” hingga saat ini sudah ditonton 5,1 juta kali melebihi kepopuleran “Sharing Can” yang hanya ditonton 1,8 juta kali.

Jika dilihat dari aspek nilai sosial, konsep iklan-iklan Coca-Cola sangat relevan dengan keadaan masyarakat masa kini di mana interaksi atau komunikasi secara langsung menjadi hal yang sulit dilakukan. Karena relevansi itu, tak heran jika umumnya iklan-iklan Coca-Cola menarik untuk disimak.

(Berbagai sumber)

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top