Portal Lengkap Dunia Marketing

Headline

Bioskop dalam Genggaman

DSC04665web

LG New Chocolate-BL40

Bagi Anda yang gemar menonton film, pasti kini semakin gembira melihat sejumlah produk multimedia kian menjamur. Mulai dari TV LCD dengan layar beragam ukuran, sampai ponsel. Pasalnya, semua produk tadi mengusung satu hal yang sama, yakni kenyamanan menonton film layaknya di bioskop.

Kendati banyak sudah vendor ponsel yang menyediakan fasilitas multimedia untuk menonton film bagi penggunanya, harus diakui semua itu belum mampu sampai ke taraf sesempurna bioskop. Namun, hal itu sudah lewat semenjak hadirnya LG New Chocolate-BL40 dari keluarga black label series.

Ponsel baru ini diklaim oleh vendornya mampu memuaskan penggunanya yang memang memiliki hobi menonton. Pada layar BL40, tersemat layar sentuh LCD kualitas high definition dengan resolusi 800 x 345 piksel. Sebuah layar yang memungkinkan para pengguna mampu menikmati sajian rekaman film yang tersimpan dalam memori ponsel layaknya menonton di bioskop.

Dikatakan layaknya nonton di bioskop karena gambar yang ditampilkan terlihat dalam skala layar lebar panoramic yang memiliki aspek rasio 21:9. Nilai perbandingan itu setara dengan kualitas perbandingan yang ada pada bioskop.

Tak hanya ketajaman gambar yang disuguhkan. Ukuran layarnya 4 inci—lebih besar dibanding ponsel lain yang sejenis. Belum lagi dukungan dari kualitas suaranya yang mengagumkan dalam benaman teknologi Dolby Mobile.

“Dengan seluruh perangkat tersebut, setiap orang yang menggunakan ponsel ini untuk menonton film akan merasakan dirinya seperti menonton dalam gedung bioskop,” ungkap Usun Pringgodigdo, General Manager LG Mobile Communications Indonesia.

LG Mobile melahirkan BL40 lantaran tren peminat multimedia semakin banyak. Sekarang ini, orang mencari ponsel yang tak hanya membantu pekerjaan sehari-hari mereka. Tapi, juga ponsel yang mampu memberi hiburan bagi mereka.

Di samping fitur nonton film, ponsel BL40 juga dilengkapi dengan peranti pemutar musik digital, FM radio, dan kamera berkekuatan lima mega piksel. Di ponsel ini juga ditanam beberapa game interaktif dengan motion sensor game dan fun stuff.  “Dalam folder fun stuff, pengguna akan menemui berbagai pilihan aplikasi hiburan interaktif yang unik,” jelas Usun.

Fitur bioskop tersebut menjadi kekuatan inti diferensiasi ponsel BL40 di depan kompetitornya. “Kami ingin mengejutkan tidak hanya dalam hal desain. Tapi, juga teknologi terkini. Khususnya dalam mobile entertainment,” tukasnya.

Diharapkan ponsel ini memiliki nasib yang sama dengan saudara tuanya—LG Chocolate Phone. Sang saudara tua sukses meraup penjualan sebanyak 20 juta unit di seluruh dunia berkat teknologi anyar keypad sentuh dan layar LCD tersembunyi. Sebab itu,  BL40 ini diharapkan bisa meraih hal yang sama lewat teknologinya sekarang.

Sebagai ponsel premium, BL40 sangat mengunggulkan desain. Desain BL40 mengusung bangun minimalis yang ramping dengan layar sentuh penuh. Selain itu, balutan warna pada ponsel ini pun cukup bercorak dengan susunan warna hitam cemerlang dan merah yang menyaput apik di sisi atas dan dasarnya. Sementara warna perak menyala membingkai di bagian sisi kanan dan kirinya.

Usun menjelaskan, BL40 termasuk trah black label series yang merupakan lini produk dari ponsel premium LG Mobile yang menggabungkan kreasi desain ikonik, bergaya, dan kepintaran sebuah ponsel yang direpresentasikan lewat benaman teknologi terkini di dalamnya.

“Dengan keunggulan tersebut, kami yakin BL40 akan mencuri banyak perhatian orang untuk segera memilikinya, terutama dari konsumen yang menggilai multimedia,” ujarnya.

Mengandalkan keunggulan saja tidaklah cukup. Perlu aktivitas promosi yang mumpuni agar awareness konsumen bisa tergaet. Karena pasarnya premium, promosinya lebih banyak memanfaatkan media maupun acara yang familier di kalangan atas. “Misalnya, seperti yang kami lakukan dengan mengadakan promo tur bareng Java Jazz yang digelar pada  5–7 Maret 2010 serta event peluncuran beberapa saat lalu,” tutur Usun.

Penetrasinya juga tidak tanggung-tanggung. Begitu lahir dan resmi diluncurkan, ponsel ini langsung disebarkan ke berbagai showroom milik LG Mobile dan ditaruh di pajangan khusus bagi ponsel premium. Saat ini, jumlah LG Mobile Showroom & Service Center sudah mencapai 20 outlet. Rencananya jumlah tersebut akan dinaikkan dua kali lipat hingga akhir tahun ini.

LG Mobile menggandeng partner barunya, Global Teleshop, untuk menangani operasional penjualan ponsel dan aksesori LG Mobile pada tiap-tiap showroom LG Mobile & Service Center yang tersebar di seluruh Indonesia.

Kesepakatan mengenai penjualan ini merupakan kelanjutan dari kesepakatan sebelumnya yang telah dilakukan antara LG Mobile Communication Indonesia dan Global Teleshop. Sebelumnya, Global Teleshop melalui konsep barunya multibrand shopmenjual berbagai merek—telah sepakat memasarkan produk ponsel LG Mobile melalui penjualan di seluruh jaringan ritelnya yang tersebar di Indonesia. (Majalah MARKETING/Andri Darmawan)

1 Comment

1 Comment

  1. dani

    28 January, 2011 at 21:35

    bioskop genggaman sih bisa sih lg sama soy yaya lah merupakan refolusi terbaru yaya harsu pemasaran tersu beregenjar kali yayay sih masa ya sih yayaya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top