Bermain Gimmick Kreatif untuk Memikat Pelanggan, Begini Caranya

[Reading Time Estimation: 3 minutes]

Marketing.co.id – Berita Marketing | Meningkatkan jumlah orderan dalam bisnis dapat menjadi tugas yang menantang, tetapi ada cara yang dapat dilakukan untuk membantu mencapai tujuan tersebut. Salah satu strategi yang dapat digunakan adalah dengan membangun kesadaran tentang bisnis Anda. Ada banyak cara untuk meningkatkan kesadaran, tetapi salah satunya adalah dengan menciptakan sebuah gimik (gimmick) kreatif yang efektif. Namun, agar gimik tersebut dapat bekerja dengan baik, penting bagi para pelaku UKM/shipper untuk memahami karakteristik dari sebuah gimik yang berhasil. Berdasarkan pengalaman Yosef Adji Baskoro, pendiri Sekolahpebisnis, bersama dengan Ninja Xpress, ada beberapa cara untuk menciptakan sebuah gimik kreatif yang mampu menarik perhatian pelanggan dan membantu meningkatkan bisnis Anda.

gimik
Andi Djoewarsa, Chief Marketing Officer (CMO) Ninja Xpress Menjelaskan Terkait Tips Gimmick Creative.

Yosef Adji Baskoro mengatakan, “Sebagai teknik pemasaran produk, gimik tidak bisa dilakukan sembarangan. Jika dilakukan secara asal-asalan dan berlebihan, maka akan menjadi bumerang dan bisa merusak bisnis. Untuk itu, gimik harus dipikirkan dan disiapkan secara matang.”

Bagi shipper yang ingin membuat gimik tapi bingung harus mulai dari mana, bisa menerapkan 6 cara membuat gimik kreatif dari Yosef Adji Baskoro dan Ninja Xpress.

  1. Orisinil dan Menarik. Supaya menarik, gimik kreatif perlu memiliki pesan yang ingin disampaikan. Gimik juga harus tetap orisinil. Caranya, dimulai dari menciptakan nama produk yang mudah diingat dan diucapkan supaya audiens langsung mengetahui produk kamu. Kemudian, bisa juga dengan membuat media promosi video yang menunjukkan uji ketahanan produk, cara penggunaan, dan sebagainya.
  2. Manfaatkan Emosi Audiens. Menurut riset Jonah Berger dalam buku Contagious, ada teori tentang emosi manusia yang sukses membuat gimik kreatif di marketing berhasil. Di mana orang-orang memiliki keinginan untuk membagikan gimik dengan sukarela, sehingga gimik tersebut bisa jadi viral. Teori ini disebut Theory of Emotional Arousal. Gimik tidak hanya asal beda, tapi perlu perencanaan matang yang diawali dengan memilih jenis emosi apa yang ingin timbulkan dalam bisnis. Oleh karenanya, gimik kreatif bentuknya bisa bermacam-macam. Tujuannya supaya menarik tanpa perlu keluar budget secara fantastik.
  3. Manfaat Gimik vs Teknik Marketing Biasa. Dengan memanfaatkan gimik kreatif dan momen yang pas akan membuat peningkatan pada penjualan. Tidak hanya itu, bisnis kamu juga berpeluang mendapatkan perhatian yang lebih luas bahkan dari pelanggan yang mungkin sempat lupa dengan produk kamu. Waktu terbaik untuk membuat gimik adalah saat banyak produk serupa dengan produk kamu yang muncul di pasaran. Pada momen ini, kamu bisa membuat penegasan kalau produk kamu lebih unggul baik dari segi kualitas dan juga pelayanan. Hindari gimik kreatif yang terlalu lama waktunya agar audiens tetap bertahan mengikuti apa yang kamu sajikan.
  4. Perhatikan Aktivitas Gimik. Meski gimik kreatif mampu membangun brand awareness, tapi tetap saja yang membuat konsumen loyal adalah kualitas produk dan layanan yang tidak mengecewakan. Oleh karenanya, penting sekali untuk penyampaian gimik yang sederhana, tapi tetap berkesan. Terkadang gimik dilakukan dengan cara menolak arus tren yang ada untuk menimbulkan kesan unik di mata audiens. Selain itu, aktivitas gimik lainnya adalah membuat kuis, giveaway, dan hal lainnya yang melibatkan interaksi audiens terhadap produk maupun brand. Aktivitas ini dapat dilakukan secara langsung maupun secara digital.
  5. Budget & Kriteria Gimik yang Sukses atau Gagal. Dalam membuat gimik kreatif di marketing, budget menjadi hal yang penting. Dengan budget besar, kamu bisa “membeli” perhatian, sehingga gimik mungkin lebih tertarget dan optimal. Namun, perlu ingat bahwa budget kecil bukan berarti tidak bisa membuat sukses gimik kreatif yang dibuat.
    Apabila tujuan gimik adalah perhatian dan penjualan, maka kamu bisa berusaha untuk mendapatkan perhatian dengan membuat konten yang ramah algoritma, sehingga lebih mungkin viral di Instagram atau FYP di TikTok. Penentu hasil akhir gimik bukan besaran budget, tapi ajakan dan penawaran di dalam gimik marketing. Banyak pebisnis yang gagal dalam membuat gimik kreatif karena terlalu terburu-buru memperkenalkan produknya, tidak sabar memperlihatkan fitur spesial produknya, dan lain-lain.
  6. Libatkan Tokoh Terkenal dan Perhatian Batasan. Untuk semakin menarik perhatian, gimik bisa melibatkan tokoh terkenal.  Tujuannya supaya gimik yang dimainkan tepat sasaran. Selain itu, gimik juga harus memperhatikan batasan norma kesusilaan, hukum, dan tidak boleh sekadar menjual kehebohan.

Andi Djoewarsa, Chief Marketing Officer (CMO) Ninja Xpress mengatakan, “Supaya bisa terus memiliki ide membuat gimik kreatif yang out of the box dan sesuai dengan audiens, shipper perlu melakukan banyak riset. Selain itu, penting juga untuk fokus dengan konten video dan foto supaya gimik semakin banyak dilirik. Jika, masih bingung membuat video dan foto menarik, Ninja Xpress punya solusinya lewat Creative Hub, layanan dari Ninja Xpress yang siap bantu upgrade bisnis untuk meningkatkan penjualan.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here