Portal Lengkap Dunia Marketing

LIFESTYLE

Berkumur dengan PVP-I Efektif Bunuh 99,99% Virus Penyebab Covid-19

Marketing.co.id – Mundipharma Indonesia baru-baru ini mengumumkan hasil penelitian laboratorium (in vitro) yang membuktikan Povidone-Iodine (PVP-I) efektif membunuh 99,99% virus SARS CoV-2 penyebab COVID-19 dalam waktu 30 detik. Dengan adanya temuan terbaru ini, diharapkan dapat membantu memberikan perlindungan ekstra kepada masyarakat dalam konteks pencegahan, khususnya tenaga kesehatan yang berisiko tinggi terpapar infeksi silang COVID-19.

Betadine

Country Manager Mundipharma Indonesia, Mada Shinta Dewi mengatakan, Mundipharma melalui BETADINE selalu hadir dan berperan dalam upaya pencegahan dan perlindungan infeksi dan wabah, mulai dari saat pendaratan Apollo 11 di 1969, wabah SARS-CoV, Ebola di Africa 2010, wabah MERS di Timur Tengah dan Korea 2015 sampai saat ini dengan adanya wabah SARS CoV-2. BETADINE tetap berkontribusi melalui berbagai upaya, salah satunya dengan melakukan studi in vitro yang bekerjasama dengan berbagai institusi dan Key Opinion Leader terkemuka dunia.

“Mundipharma Indonesia mendukung penuh upaya pemerintah dalam menanggulangi pandemi COVID-19 melalui program edukasi yang secara terus menerus akan kami lakukan kususnya kepada tenaga kesehatan dan juga masyarakat, dengan fokus kepada pencegahan, memutus rantai infeksi  dan bagaimana menurunkan tingkat keparahan infeksi COVID-19, khususnya melalui personal serta oral and respiratory hygiene yang dapat dijadikan sebagai bagian dari New Normal,” papar Mada.

Ditambahkan Direktur Pelayanan Kesehatan Rujukan, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Dr. Tri Hesty Widyastoeti, SpM, MPH menyebutkan, bahwa dengan adanya hasil studi ini pusat-pusat pendidikan, rumah sakit dan Rumah Sakit Rujukan yang menangani COVID-19 dihimbau untuk dapat menjadikan informasi ini sebagai referensi dalam penanganan COVID-19, dan jika dimungkinkan dapat juga melakukan penelitian.

Penelitian terbaru PVP-I yang dilakukan oleh Duke-National University Singapore, lanjut Director of Medical Affairs Mundipharma Healthcare Asia Pasific, Latin America and Middle East Africa, Dr. Harsha Arumugam, MD, PhD mengatakan, peneliti meneliti efikasi PVP-I yang terdapat pada produk BETADINE Antiseptic Solution (konsentrasi PVP-I 10%), BETADINE Antiseptic Skin Cleanser (konsentrasi PVP-I 7,5%), BETADINE Mouthwash and Gargle (konsentrasi PVP-I 1%), dan BETADINE Throat Spray (konsentrasi PVP-I 0,45). Hasil riset menunjukkan, berbagai konsentrasi PVP-I yang terkandung dalam keempat produk BETADINE tersebut mampu membunuh 99,99% virus SARS CoV-2 dalam 30 detik,  dimana hal ini menunjukkan kemampuan virucidal yang sangat kuat.

Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI), Dr. Daeng Mohammad Faqih, SH, MH mengatakan, “Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menganjurkan penggunaan antiseptik sebagai bagian dari personal hygiene (kebersihan diri) untuk mengurangi paparan dan transmisi penyakit/infeksi, termasuk COVID-19. Khusus tenaga kesehatan, penggunaan APD dan praktik hand hygiene saja tidak cukup, namun juga harus dilengkapi dengan oral and respiratory hygiene. Adapun, temuan terbaru ini sejalan dengan Protokol Kirk-Bayley yang menyebutkan salah satu antiseptik yang tepat digunakan untuk mengurangi risiko infeksi silang di masa pandemi COVID-19 adalah PVP-I.”

Pakar Bidang Intensive Care, dr. Bambang Wahjuprajitno, Sp.An, KIC., menjelaskan “Selain menjaga hand hygiene, praktik oral and respiratory hygiene bagi tenaga kesehatan dan pasien di ICU juga sangat penting untuk mengendalikan infeksi silang COVID-19. Pasalnya, pasien ICU sangat rentan terhadap infeksi nosokomial yang menyebabkan morbiditas, perpanjangan masa perawatan, peningkatan biaya dan mortalitas. Adapun, data in vitro sabun cuci tangan PVP-I menunjukkan efektivitasnya terhadap virus SARS-CoV, MERS-CoV, dan virus influenza sehingga dapat menjadi pilihan dalam melindungi tenaga kesehatan dari infeksi silang antara pasien dan tenaga kesehatan.”

Sementara Wakil Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PB PDGI), drg. Iwan Dewanto, MMR, PhD mengatakan, “Selama masa pandemi COVID-19 ini, penting sekali bagi tenaga kesehatan untuk menjaga kebersihan rongga mulut dan saluran pernapasan. Oleh karena itu, salah satu rekomendasi yang juga sesuai dengan jurnal kesehatan adalah bagi tenaga kesehatan yang terlibat langsung dalam penanganan pasien terduga/terkonfirmasi positif COVID-19; menangani prosedur berisiko tinggi pada pasien tidak bergejala; berada di daerah berisiko tinggi COVID-19; mengalami keterbatasan APD; serta sebelum dan setelah kontak dengan pasien,disarankan berkumur dan bergargel dengan PVP-I 0,5% – 1% dalam rongga mulut hingga tenggorok selama 30 detik, setiap 2-3 jam sekali hingga 4 kali sehari.”

Lebih lanjut drg. Iwan Dewanto menyampaikan, “PB PDGI berkolaborasi dengan PB IDI telah mengusulkan untuk mengimplementasikan penggunaan antiseptik PVP-I 1% dan Nasal Spray dengan IotaCarageenan sebagai prosedur tetap (protap) di RS Darurat COVID-19 Wisma Atlet. Hal ini guna mencegah infeksi silang COVID-19 pada tenaga kesehatan yang bertugas di Rumah Sakit. Melihat efektifitas PVP-I dan Nasal Spray dengan IotaCarageenan tersebut, serta mempertimbangkan New Normal yang harus dihadapi bersama, maka protap yang sama juga dapat diterapkan untuk digunakan oleh tenaga kesehatan di fasilitas kesehatan lainnya, serta publik secara luas demi percepatan penanganan COVID-19 di Indonesia.”

“Dengan diumumkannya hasil penelitian PVP-I, masyarakat Indonesia dapat mulai melakukan kebiasaan baru dalam upaya mencegah dan  memutus rantai infeksi COVID-19 seperti dengan ber-gargle atau berkumur sampai dengan tenggorokan dengan PVP-I, dan juga menjaga kebersihan saluran napas dengan Nasal Spray Iota-Carageenan. Hal ini tidak hanya dapat dilakukan oleh tenaga kesehatan ataupun pasien COVID-19, namun juga dapat dilakukan oleh seluruh masyarakat Indonesia,” tutup Mada.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top