Portal Lengkap Dunia Marketing

XXX Ad Madness

Beriklan Di Snapchat? Coba 4 Konsep Ini!

snapchatadAplikasi photo-sharing Snapchat begitu populer karena sifat kontennya yang self-destruction atau tidak abadi, tidak seperti di Facebook dan Twitter. Kepopulerannya mengundang banyak tawaran dengan jumlah yang tidak main-main.

Misalnya saja Facebook yang menawarkan 3 miliar dolar AS, namun ditolak oleh CEO Snapchat Evan Spiegel. Pengusaha berusia 23 tahun ini mengakui dirinya belum berniat untuk menjual aplikasi dan belum berpikir untuk memberikan ruang untuk para pengiklan.

Tapi, siapa tahu tahun depan Snapchat akan mengundang para pengiklan melipir ke aplikasinya. Sementara menunggu, Tongal, platform kontes crowdsourcing, mencoba memahami peluang konsep beriklan di Snapchat yang notabene konten bersifat tidak akan abadi di dalamnya. Tongal melakukannya dengan mendorong komunitas media sosial untuk menyumbangkan ide iklannya untuk merek-merek besar di Snapchat.

Sebanyak 5.803 konsep kampanye di Snapchat ditawarkan dan ada 10 merek yang paling sering disebut, yaitu Facebook, Starbucks, Apple, Coca-Cola, McDonald’s, Twitter, Doritos, Google, Lego, dan Nike.

Berikut empat ide beriklan menarik di Snapchat untuk nama-nama merek besar berdasarkan komunitas Tongal:

  • Victoria’s Secret harus mendorong produk pakaian dalamnya sambil mendorong reputasi “nakal” di Snapchat. Merek ini mungkin bisa menyediakan kupon yang eksistensinya tentu bersifat self-distruction untuk memberikan hadiah yang berbeda pada para penggemarnya.
  • Jika EA Games ingin melibatkan penggunanya melalui aplikasi social-mobile, mungkin bisa dengan melakukan beberapa trik. Misalnya memberikan kode dan petunjuk untuk permainan konsolnya.
  • Southwest Airlines mungkin bisa mem-posting foto acak dari sebuah kota yang tidak disebutkan namanya. Para pengguna pertama yang menjawab benar memenangkan tiket pesawat gratis ke kota tersebut.
  • Ide user-generated content: Kontes Slim Jim di mana para kontestan diminta mengirimkan video yang menunjukkan kontestan menelan produk daging sapi Slim Jim. Komunitas Tongal berpendapat pengguna Snapchat akan menerima ide ini jika ada sepaket produk Slim Jim untuk dimenangkan.

Sementara itu berdasarkan statistik Tongal, penggunanya percaya bahwa konsep pemasaran merek ternama di Snapchat adalah dengan menyelipkan preview produk (18%), user-generated content (14%), kupon (14%), dan konten eksklusif (10%).

Sumber: Adweek

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler

To Top