Portal Lengkap Dunia Marketing

Headline

Bayar Taksi Tinggal “Gesek”

taksiKini sistem pembayaran elektronik bukan hanya berlaku di mal atau supermarket. Penggunaannya sudah meluas hampir ke seluruh sektor usaha. Salah satu yang memanfaatkan sistem ini adalah perusahaan transportasi milik Express Group.

Seiring dengan semakin menderunya seruan menuju era cashless society di berbagai negara—yang diharapkan bisa terwujud pada tahun 2012, banyak perusahaan mulai menyiapkan diri dan mengenal lebih jauh sistem pembayaran non tunai ini. Sejak belasan tahun silam, sebenarnya sistem ini sudah berjalan. Namun, masih terbatas dilakukan hanya di pusat perbelanjaan. Sekarang ini, aplikasinya sudah merambah ke berbagai lini bisnis.

Indonesia adalah salah satu negara yang optimistis mampu masuk ke era ini. Sebab itu, jangan heran bila pemerintah tak henti-hentinya mendengungkan agar perusahaan senantiasa bersiap menyambut kedatangan era cashless society yang sebentar lagi akan tiba.

Sekarang, mulai dari belanja di mal hingga pembayaran di tol, semua sudah mulai diperkenalkan dengan sistem pembayaran non tunai ini. Dan yang terbaru sudah menyentuh ke sistem pembayaran transportasi seperti yang dilakukan oleh Express Group.

Belum lama ini perusahaan penyedia armada taksi terbesar kedua, Express Group, memasang sistem pembayaran elektronik pada taksi premiumnya, Tiara Express. Mereka menggandeng dua bank, yakni Bank Permata dan Bank DKI. Hal itu bertujuan agar penumpang Tiara Express semakin memperoleh kemudahan dalam cara pembayaran.

“Mulai sekarang setiap penumpang yang memiliki kartu kredit dan debit Bank Permata berlogo Visa sudah bisa melakukan pembayaran elektronik pada Tiara Express. Untuk kartu debit Bank DKI, cara pembayaran ini bisa digunakan di tahun 2010,” ujar Daniel Podiman, Presiden Direktur Express Group.

Dia mengungkapkan bahwa pada dasarnya semua kartu yang berlogo Visa bisa mengakses pembayaran elektronik ini. Namun, pengguna kartu Bank Permata tentu mendapat keistimewaan tersendiri dalam biaya per transaksinya.

Menurut Daniel, saat ini baru Express Group penyedia jasa layanan transportasi taksi premium di Indonesia yang menyediakan pelayanan pembayaran elektronik dengan kartu kredit. “Ini adalah hal yang sangat membanggakan bagi kami, sekaligus membuktikan bahwa kami juga dapat menjadi yang terdepan dalam bisnis ini,” tambah Daniel.

Seperti hukum ekonomi yang menyatakan dimana ada penawaran pasti ada permintaan, dasar Express dalam menyediakan sistem pembayaran ini pun sama. “Jauh sebelumnya, kami merasa terus berutang kepada para pelanggan yang sering menanyakan kapan taksi Tiara bisa menyediakan alat pembayaran yang mudah, cepat, dan aman,” jelas dia.

“Bagi Express, memuaskan penumpang adalah prinsip nomor satu yang harus dipegang. Karena itu, memberikan kualitas produk dan layanan terbaik adalah tujuan utama kami. Ini bisa dilihat dari jenis taksi yang kami gunakan, tidak sama dengan taksi premium lainnya yang masih memakai mobil jenis sedan,” imbuh dia.

Di Express, premium diartikan bukan saja sebagai kelas yang eksklusif dari sisi fasilitas. Namun juga, harus bisa mengakomodasi keuntungan lain yang dibutuhkan konsumen. Oleh sebab itu, perusahaan yang mengoperasikan taksi dengan warna khas putih ini memilih Toyota Alphard AS 2,4 L sebagai armada taksi premium, lantaran dinilai memiliki keunggulan tersendiri. Di antaranya yaitu, mampu memuat lebih banyak penumpang ketimbang jenis mobil taksi premium lain, sehingga bisa menghemat biaya. Selain itu, mobil ini juga nyaman buat penumpang.

Saat ini Express baru memiliki 43 taksi premium. Rencananya, nanti jumlah itu akan ditambah secara bertahap menjadi 100 armada. “Kami sudah meminta izin untuk penambahan tersebut. Kalau tahun 2010 izin keluar, kemungkinan besar kami akan memenuhi 50 persennya dahulu,” ungkap Daniel.

Mengenai sumber pendanaan, sekitar 25 persen diambil dari kas internal dan sisanya dari pinjaman bank. Jika izin keluar, Express membutuhkan dana sekitar Rp 8–10 miliar lebih untuk membiayai jumlah armada hingga mencapai setengah dari kuota permintaan. “Karena satu taksi Tiara bisa memakan biaya Rp 800 juta–1 miliar. Itu sudah termasuk aksesoris,” jelas Daniel.

Berbicara soal aksesoris, Daniel mengungkapkan bahwa taksi Tiara bukan taksi premium sembarangan. Selain memuat lebih banyak penumpang, taksi ini juga dilengkapi dengan GPS, free wi-fi internet connection, charger untuk laptop dan mobile phone, serta LCD entertainment screen.

Perusahaan tidak sayang untuk mengeluarkan biaya besar, karena menurut Daniel, hal ini penting untuk menjaga kualitas layanan. Bila penumpang puas, loyalitas akan terbangun. Kemudian, promosi word of mouth pun akan bekerja. Ini yang diharapkan Daniel untuk menambah image positif bagi taksi Tiara. Sebab, Daniel berkeyakinan word of mouth adalah senjata promosi terampuh untuk mendongkrak brand awareness.

Layanan pembayaran elektronik ini diharapkan bisa menarik minat konsumen. Menurut Daniel, kalau semakin banyak konsumen memanfaatkan taksi Tiara, maka jumlah rit yang sekarang hanya delapan per hari, bisa diharapkan naik menjadi 10 rit per hari. Jika itu terjadi, menurut perhitungan dia, total setoran yang diterima per hari bisa mencapai Rp 800 ribu–Rp 1 juta.

Dalam mencari penumpang, taksi premium juga berbeda dari taksi reguler yang harus berkeliling di seputar kota. Taksi premium mendapatkan penumpang berdasarkan pesanan. Untuk memudahkan penumpang menemukan taksi Tiara, taksi ini hadir di tempat-tempat shelter atau pangkalan seperti di bandara internasional Soekarno Hatta, Plaza Senayan, Plaza Semanggi, Hotel Sheraton Media, Menara Rajawali atau bisa dipesan melalui call center.

Daniel mengungkapkan, ke depannya bukan saja taksi premium yang menggunakan sistem pembayaran elektronik. Taksi regular Express pun akan ikut tersentuh. “Namun, waktunya masih belum bisa dipastikan karena harus melihat seperti apa kebutuhan pasarnya,” ujar dia. (Majalah MARKETING/Andri Darmawan)

2 Comments

2 Comments

  1. Tagor Muda Dalimunthe

    July 5, 2010 at 19:27

    Saya sangat appriciated dengan trobosannya Express Group, sudah saatnya kita memanfaatan kemajuan teknologi dalam memperlancar dan memberikan kemudahan kepada pelanggan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top