Portal Lengkap Dunia Marketing

Lifestyle

Batasi Makanan Manis Pada Pemakaian Behel

Bagi kamu yang memiliki susunan gigi yang kurang teratur, memasang kawat gigi atau behel merupakan solusi yang paling tepat. Kawat gigi bisa membuat letak dan susunan gigi lebih teratur dan meratakan posisi gigi atas dan bawah. Selain untuk merapikan gigi, pemasangan behel juga biasanya dilakukan untuk alasan estetika. Setelah memasang behel, perawatan pun perlu diperhatikan dan membutuhkan cara yang khusus agar kesehatan gigi dan mulut tetap terjaga.

Plak Gigi

Via Tribunnews.com

 

Panduan perawatan untuk pemakai behel

1. Hati-hati pilih makanan

Mengonsumsi makanan yang salah dapat merusak kawat gigi Anda. Selama beberapa hari pertama, dianjurkan untuk mengkonsumsi makanan yang lunak dan halus. Potong kecil-kecil makanan Anda agar lebih mudah untuk dikunyah. Contoh makanan yang dapat Anda konsumsi antara lain adalah seperti nasi, pasta, fish cake, mashed potato, daging yang dimasak lunak, puding, es krim, pisang, dan buah yang dijus.

Kemudian batasi konsumsi makanan manis sebab akan membentuk plak pada sela gigi dan kawat beheld an akan menumpuk. Sehingga saat dibersihkan baik dengan sikat gigi atau saat mengontrol ke dokter gigi sangat sulit. Lama kelamaan gigi kamu menguning akibat plak tersebut.

Beberapa makanan tidak dianjurkan untuk dikonsumsi ketika Anda menggunakan kawat gigi karena dapat merusak kawat gigi adalah makanan yang keras, kenyal, lengket, dan perlu digigit. Contoh makanan yang harus dihindari adalah apel, permen karamel, kacang, dan permen karet. Permen karet sangat tidak dianjurkan karena dapat melekat pada kawat gigi.

2.Bersihkan sela-sela kawat gigi Anda setelah makan

Penting bagi Anda untuk menjaga kebersihan dan kesehatan gigi Anda. Selalu sikat gigi setiap selesai makan untuk menghindari adanya makanan yang terselip di kawat gigi. Waktu yang tepat untuk sikat gigi adalah 1 jam setelah makan.

Penumpukan plak yang tidak dibersihkan dengan baik ditambah dengan perawatan gigi dan mulut yang buruk juga sangat berisiko menyebabkan gigi rusak, gigi tanggal, bau mulut, dan perubahan warna gigi.

Begitu karang gigi sudah terbentuk, penting untuk disadari jika hanya dokter gigi yang bisa menghilangkannya. Pastikan Anda mengunjungi dokter gigi secara teratur, setidaknya enam bulan sekali untuk membersihkan karang gigi dan mencegah komplikasi lebih lanjut.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top