Auto Jadi Sultan! 15 Ide Bisnis Pertanian Yang Bisa Anda Coba

Ide bisnis pertanian. Sumber gambar: Freepik.com

Marketing.co.id – Berita UMKM | di luar sektor teknologi, ada banyak industri, seperti pertanian, yang terus memegang peranan penting. Sektor pertanian berperan penting dalam kehidupan, pembangunan, dan perekonomian Indonesia. Sebagai negara agraris, sektor pertanian mampu melestarikan sumber daya alam, memberi hidup dan penghidupan, serta menciptakan lapangan pekerjaan.

Menurut situs Gokomodo.com, hingga tahun 2021, sektor pertanian mengalami pertumbuhan sekitar 1,84% dengan kontribusi terhadap perekonomian nasional hingga sebesar 13,28%. Pada pertengahan tahun 2022, sektor pertanian juga menunjukkan pertumbuhan positif 1,37% dan memiliki kontribusi hingga 12,98% terhadap perekonomian nasional.

Sektor pertanian bukan hanya menopang bisnis lokal namun juga memproduksi barang-barang penting untuk perdagangan internasional. Meskipun tak semua bisnis terlibat langsung dalam perdagangan global, ada banyak peluang menarik yang bisa dieksplorasi di bidang pertanian. Dikutip SmallBizTrendcom, berikut beberapa ide bisnis pertanian yang bisa Anda pertimbangkan.

Urban Agriculture

Umumnya daerah perkotaan tidak memiliki lahan karena sudah habis untuk membangun gedung atau jalan. Padahal, masyarakat perkotaan membutuhkan bahan pangan cukup banyak dan umumnya didatangkan dari luar kota.

Kondisi ini mengakibatkan ketersediaan dan akses terhadap bahan pangan menjadi terbatas. Nah, Anda bisa mengubah persoalan ini menjadi sebuah peluang dengan membuka bisnis urban agriculture dengan memanfaatkan area atap sebagai lahan.

Apalagi pemanfaatan area atap saat ini sedang menjadi tren yang terus berkembang untuk menambah elemen hijau pada bangunan sekaligus sumber pangan bergizi yang dapat dinikmati hasilnya sendiri atau dijual ke masyarakat sekitar.

Selain area atap, Anda juga bisa membuat kebun vertikal atau biasa disebut vertikultur. Pada dasarnya, vertikultur merupakan sistem budidaya pertanian menggunakan wadah tanaman vertikal atau meningkat. Sistem ini sangat cocok diterapkan pada lahan-lahan sempit atau pemukiman padat penduduk.

So, untuk terjun ke bisnis pertanian Anda tidak memerlukan tanah yang luas. Jika Anda memiliki rumah di perkotaan atau penggiran kota dengan lahan yang sempit, Anda bisa memanfaatkan area atap untuk menanam beberapa tanaman dalam wadah kecil atau vertikal untuk mendapatkan hasil maksimal dari lahan terbatas yang Anda miliki.

Menjual hasil pertanian di pasar

Entah tinggal di kota atau di desa, Anda bisa membawa hasil pertanian atau yang sudah diolah menjadi makanan dan menjualnya di pasar dekat rumah atau ke tetangga untuk mendapatkan penghasilan.

Budidaya tanaman herbal, sayuran atau buah

Tanaman-tanaman herbal seperti kemangi, mint dan lainnya bisa menjadi produk pertanian yang bagus untuk mendapatkan penghasilan. Jadi, Anda bisa menanamnya di rumah atau area pertanian Anda dan menjual hasilnya nanti.

Anda juga bisa menanam dan memanen berbagai macam sayuran dan buah-buahan untuk dijual. Atau, Anda bisa mengolahnya dulu menjadi produk berbasis sayuran atau buah baru kemudian dijual.

Pembuatan pakan ternak

Jika Anda tidak memiliki lahan yang memungkinkan untuk memulai bisnis peternakan, Anda masih tetap bisa berkontribusi pada industri ini dengan memproduksi pakan ternak.

Usaha produksi benih atau bibit.

Anda juga bisa memulai bisnis pertanian dengan membuka usaha pembibitan berbagai jenis tanaman untuk ditanam kembali atau menjualnya kepada konsumen atau bisnis.

Peternakan sapi dan ayam

Jika memiliki lahan yang luas serta kemampuan merawat sapi atau hewan ternak lainnya, Anda dapat membuka usaha peternakan sapi perah. Nantinya, Anda bisa menjual susu atau produk olahan susu lainnya. Anda juga bisa fokus pada usaha perawatan ayam dan hewan unggas lainnya untuk memasok perusahaan produksi makanan, atau penjual makanan di sekitar Anda. Atau, anda bisa fokus pada penjualan telornya saja.

Budidaya ikan

Budidaya ikan juga merupakan sektor yang terus berkembang dari industri pertanian, atau dalam hal ini aquaculture. Proses ini membutuhkan pemeliharaan ikan di dalam tangki atau kolam yang besar.

Budidaya lebah

Budidaya lebah adalah kegiatan yang dapat menghasilkan berbagai usaha atau bisnis berbasis produk yang berbeda. Sebagai contoh madu, Anda bisa memanen madu dari sarang lebah dan menjualnya ke konsumen atau ke perusahaan pengolah madu.

Produksi kedelai

Kedelai adalah bahan popular lainnya yang dapat digunakan dalam berbagai produk. Jadi, jika dapat memanen dan memprosesnya Anda dapat menjualnya ke perusahaan untuk berbagai penggunaan.

Pengiriman makanan

Nah, jika Anda menanam atau mengolah bahan makanan, Anda juga bisa membangun bisnis pengiriman bahan makanan segar ke konsumen di sekitar yang ingin membeli produk Anda.

Pertanian organik

Anda juga dapat mengkhususkan diri dalam praktik berkebun organik. Sehingga, Anda dapat memasarkan produk organik kepada konsumen yang sadar akan kesehatan dan lingkungan.

Konsultan pertanian berkelanjutan

Anda juga dapat menawarkan keahilan Anda kepada para petani atau bisnis pertanian lainnya yang ingin menggunakan metode keberlanjutan sebagai konsultan.

Penyewaan peralatan pertanian

Jika memiliki modal untuk membeli peralatan pertanian, Anda dapat memulai bisnis penyewaan peralatan pertanian kepada para petani di sekitar Anda.

Produksi kayu bakar dan bibit pohon

Jika memiliki banyak jenis pohon, Anda dapat menjual kayu bakar kepada mereka yang membutuhkan. Menciptakan bisnis jangka panjang yang berkelanjutan akan bergantung pada luasnya lahan Anda untuk memanen pohon dan juga pengisian ulang yang sistematis melalui penanaman kembali secara terus menerus.

Atau, Anda juga dapat menjual berbagai jenis bibit pohon dan menjualnya kepada orang-orang yang ingin menanam pohon baru.

Agrowisata

Anda dapat menawarkan pengalaman wisata di area pertanian, dimana orang-orang bisa datang berkunjung dan bahkan mungkin menginap sebagai bagian dari pengalaman menginap, tidur dan sarapan di area pertanian.

Agrowisata menawarkan cara yang menarik untuk menghubungkan konsumen dengan asal usul makanan yang mereka santap dan melibatkan mereka secara langsung dalam pertanian. Dengan membuka lahan pertanian untuk dikunjungi, Anda dapat menciptakan interaksi langsung yang berkesan dan edukatif yang bermanfaat bagi bisnis dan masyarakat. Berikut beberapa kegiatan yang bisa Anda lakukan:

Tur pertanian: Menyediakan tur yang didampingi dengan pemandu untuk memperlihatkan berbagai macam kegiatan pertanian serta menawarkan wawasan tentang praktik pertanian modern.

Farm-to-Table Experience: Menghadirkan makan malam dengan konsep Farm-to-Table Experience sehingga pengunjung dapat menikmati kesegaran hasil pertanian Anda dalam suasana kuliner yang unik.

Educational workshops: Menawarkan workshop tentang teknik pertanian berkelanjutan, peternakan, atau bahkan membuat produk kerajinan dari sumber pertanian.

Layanan akomodasi: Ciptakan pengalaman di area pertanian dengan menawarkan menginap bagi mengunjung yang tertarik dengan liburan di pedesaan yang otentik.

Acara musiman: Adakan festival musimam di ladang labu, atau acara memetik apel atau kegiatan lainnya yang menarik minat keluarga dan individu yang ingin berpetualang di luar ruangan.

Bisnis agrowisata bukan hanya mendiversifikasi aliran pendapatan Anda, namun juga menumbuhkan apresiasi yang lebih mendalam terhadap industri pertanian di kalangan masyarkat sambil mempromosikan ekonomi pedesaan. Dengan memanfaatkan potensi agrowisata, Anda dapat menjembatani kesenjangan antara perkotaan dan pedesaan, mempromosikan praktik-prakik berkelanjutan dan menumbuhkan bisnis yang berkembang dengan dampak yang berarti.

Itulah 15 ide bisnis pertanian yang bisa Anda coba untuk menghasilkan uang. Apakah Anda memiliki ide bisnis pertanian lainnya? Beritahu kami dalam kolom komentar!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.