Apakah Harga Obat di Indonesia Bisa Terjangkau?

[Reading Time Estimation: < 1 minute]

Setiap tahun jutaan orang meninggal di negara berkembang termasuk Indonesia akibat keterbatasan akses terhadap obat untuk menyembuhkan penyakit mereka.

Pemerintah Indonesia menyatakan bahwa tujuan pembangunan millennium tidak mungkin tercapai tanpa kemudahan terhadap akses kesehatan serta pengobatan yang terjangkau.

Menyikapi masalah ini, GlaxoSmithKline Circle of Friend (GCF) menggelar forum diskusi media untuk memaparkan solusi mengenai harga obat dan akses terhadap kesehatan.

“Dalam kapasitas  kami  di sektor swasta,  GSK tetap mempunyai  komitmen untuk memperluas akses terhadap obat.   Atas dukungan dan kerjasama dari para mitra kami,  pemerintah, praktisi kesehatan dan lembaga kesehatan internasional, GSK meluncurkan program  untuk memperluas akses kesehatan melalui kebijakan harga berjenjang (tiered-pricing philosophy),”ujar Kent Sarosa, Pharma Business Unit Director, GlaxoSmithKline.

Dia menambahkan, program ini dikenal dengan nama Sehat Terjangkau yang bertujuan agar obat-obat kami harganya bisa lebih terjangkau dibandingkan dengan negara lain.

Setidaknya ada empat komponen penting dalam membangun akses terhadap obat, pemilihan yang rasional, harga yang terjangkau,  pembiayaan kesehatan yang berkesinambungan serta sistem kesehatan yang menunjang.

Oleh sebab itu, upaya peningkatan akses harus dilakukan oleh segenap pemangku kepentingan terkait. Program kesehatan yang dilakukan oleh industri tidak akan berarti apabila tidak didukung oleh sistem dan infrastruktur kesehatan dari pemerintah. Sebaliknya, pemerintah membutuhkan dukungan semua pemangku kepentingan terkait demi tercapainya akses yang merata terhadap obat-obatan di Indonesia. (www.marketing.co.id)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here