Portal Lengkap Dunia Marketing

Dunia Digital

Anda Bertanya MeetDoctor Menjawab

Adhiatma Gunawan Founder Meetdoktor.com

Adhiatma Gunawan Founder Meetdoctor.com

Bagi manusia kesehatan adalah hal terpenting. Karena itu bisnis kesehatan terus tumbuh.

Dokter Adhiatma Gunawan, CEO sekaligus founder MeetDoctor.com mengatakan bahwa prospek pasar healthcare Indonesia pertumbuhannya sekitar 30 triliun rupiah dalam setahun.

Melihat potensi bisnis yang besar itu Adhi menceritakan alasannya mendirikan MeetDoctor.

Pertama, penetrasi internet market di Indonesia tumbuh secara signifikan.

Kedua, masih minimnya tingkat kehadiran dokter di daerah-daerah Indonesia karena luas wilayah dan populasi Indonesia yang besar tidak sepadan dengan jumlah dokter yang tersedia.

Ketiga, kurangnya informasi mengenai kesehatan.

Atas dasar itu MeetDoctor hadir untuk memperkecil gap yang ada.

“Tugas kita ini kan membantu masyarakat mendapatkan informasi, akses visibility informasi kesehatan secara terpercaya melalui media yang jauh lebih mudah, yaitu melalui internet,” tuturnya.

Bisnis healthcare Indonesia menggeliat hebat. Pemain baru terus bermunculan. Hal itu membuat persaingan di bisnis ini kian sengit.

Adhi mengakui bahwa kondisi pasar saat ini telah berubah. Tingkat persaingannya sangat ketat.

Situs www.meetdoctor.com

Situs www.meetdoctor.com

“Dibanding tiga tahun lalu, ketika MeetDoctor lahir, pemainnya baru ada 2-3 saja. Kini jumlahnya meningkat, kira-kira ada delapan pemain,” ujarnya.

Alih-alih kecut Adhi semakin termotivasi atas bertambahnya pemain baru ini. Baginya, pemain baru ini akan membuat market lebih cepat teredukasi.

Apalagi potensi pasar healthcare yang begitu besar ini pun memang belum tergarap sepenuhnya, baru 15%.

“Saya bayangkan begini, kue ulang tahun yang begitu besar jika di makan 8 orang tidak mungkin habis. Semakin banyak pemain justru bagus, karena akan membuat market lebih cepat teredukasi. Jadi bukan kita saja yang terbebani untuk mengedukasi masyarakat,” ujar Adhi yang mengaku sudah dididik berkompetisi sejak di bangku sekolah.

Langkah pertama MeetDoctor untuk menikmati kue yang lebih besar adalah meningkatkan brand awareness di masyarakat.

Penelitian menunjukkan bahwa brand awareness memiliki korelasi yang tinggi dengan intensitas pembelian, pangsa pasar, dan ekuitas merek penting lainnya, serta matriks bisnis. Sebab, tak bisa dipungkiri bahwa semakin konsumen mengingat merek, maka semakin besar pula intensitas interaksi konsumen.

Budget marketing pun terus ditingkatkan. MeetDoctor bermitra dengan media, beriklan di Facebook dan Google.

Seluruh budget marketing MeetDoctor di habiskan di ranah online. Alasannya, MeetDoctor berada di ranah online, sehingga strategi meningkatkan awareness pun harus dilakukan secara online.

“Kita belum beriklan di koran, majalah, apalagi TV. Kita masih fokus di online karena pekerjaan kita di online belum maksimal,” lanjut Pemuda asli Surabaya ini.

Layanan pelanggan yang baik merupakan keunggulan kompetitif yang dapat meningkatkan penjualan dan meningkatkan loyalitas serta memberikan citra yang baik kepada calon pelanggan.

Adhi mengatakan bahwa ketika pertama kali MeetDoctor berdiri kualitas pelayanan yang diberikan belum prima. Pasien yang bertanya baru bisa dijawab 3-4 jam kemudian.

rentang waktu yang panjang itu membuat masyarakat protes. Akhirnya, MeetDoctor terus melakukan perbaikan dalam hal pelayanan. Hingga, 2012 akhir, MeetDoctor memutuskan bahwa setiap pertanyaan yang masuk harus dijawab paling telat satu jam.

Menurut Adhi, saat ini dokter yang bergabung dengan MeetDoctor mencapai 300 orang lebih, dikunjungi lebih dari 75 ribu orang, dengan rata-rata 200 pertanyaan setiap harinya.

Guna menjamin setiap pertanyaan yang masuk dijawab kurang dari satu jam, MeetDoctor menyiapkan dokter in-house yang bekerja di kantor, tugasnya adalah memastikan setiap pertanyaan dijawab kurang dari satu jam. Selain itu MeetDoctor membuka layanan weekend.

“Dalam hal kualitas pelayanan kami adalah pionir,” ungkap Adhi bangga.

Adhi mengatakan bahwa target pasarnya adalah 70 juta masyarakat yang terkoneksi internet. Namun, MeetDoctor tidak akan berhenti di masyarakat.

Ke depannya, MeetDoctor secara aktif akan bekerja sama dengan semua stakeholder, pemerintah, asosiasi kedokteran, perusahaan farmasi, penyedia layanan kesehatan (dokter, rumah sakit, klinik, laboratorium), dan perusahaan swasta.

MeetDocter juga berkeinginan memperluas jangkauannya ke luar negeri. Langkah pertama yang akan dilakukan adalah mengubah tampilan website dengan bahasa Inggris.

“Dengan menggunakan bahasa inggris kita lebih mudah surfing ke Malaysia, Singapura, Thailand, India, Philipina, dan Brunei,” pungkasnya.

Reportase: Cecep Supriadi

Editor: Lutfi Jayadi.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top