Dunia Digital

AI dan Big Data Masa Depan Kegiatan PR

Marketing – Era revolusi industri 4.0 merupakan tantangan sekaligus peluang dan kesempatan bagi pelaku kehumasan (public relations/PR) untuk berpikir progresif dan bertransformasi, serta meningkatkan kompetensi dalam teknologi digital.

www.myconstructiontips.com

Menurut Tri Raharjo Founder & Chairman Tras N Co Indonesia, kehadiran era digital khususnya media sosial yang sangat pesat menyebabkan terjadinya pergeseran pola komunikasi.

Alhasil, mau tidak mau perusahaan harus memanfaatkan saluran media digital sebagai sarana komunikasi mereka dengan konsumen, calon konsumen maupun masyarakat luas.

“Komunikasi digital wajib dilakukan karena tingkat efektivitas lebih mudah dalam pengukuran dan membantu perusahaan mendistribusikan konten-konten positif secara kontinyu, bukan hanya teks, tapi juga dalam bentuk infografis dan video,” sebutnya.

Tak sebatas itu, Tri mencermati di era disrupsi ini sebagian pelaku bisnis bahkan sudah mewacanakan pengembangan dan implementasi teknologi artificial intelligence (AI) pada bidang kehumasan.

“Meski penerapan teknologi AI belum menggantikan pekerjaan PR saat ini, namun memungkinkan di masa mendatang. Pasalnya, sebagian perusahaan sudah memanfaatkan teknologi tersebut untuk memonitor dan mengontrol terhadap pemberitaan ataupun komen positif dan negatif yang terjadi,” jelasnya.

Tren digitalisasi pada bidang kehumasan di Indonesia juga terus berkembang dengan hadirnya PR berbasis big data. Teknologi ini sangat dibutuhkan para pelaku bisnis untuk mengambil keputusan strategi komunikasi, maupun pemetaan target audiens.

Tri mengemukakan tantangan PR di era digital adalah akses informasi yang semakin luas sehingga penilaian terhadap suatu merek semakin terbuka. Selain produk berkualitas, layanan prima dan harga yang terjangkau dibutuhkan pula komunikasi yang efektif supaya bisa diterima konsumen.

“Era digital menjadi momentum bagi praktisi PR untuk mampu berubah dan beradaptasi dengan pola komunikasi digital,” ujarnya.

Perubahan pola komunikasi yang terjadi di era digital tersebut yang mendorong Tras N Co menggelar seminar bertajuk “Public Relation in The Era of Artificial Intelligence” yang disampaikan langsung oleh Dr. N. Nurlaela Arief, MBA selaku Director of Communication and Alumni Relations School of Business and Management (SBM) Institut Teknologi Bandung (ITB).

Top 5 Digital PR

Selain acara seminar. Guna mengukur efektivitas PR di era digital, Tras N Co dan Infobrand.id juga menggelar penghargaan Indonesia Top Digital Public Relations Award 2020.

Penghargaan untuk ketiga kalinya ini didedikasikan khusus untuk perusahaan-perusahaan yang berhasil memanfaatkan Digital Public Relations dalam membangun komunikasi, menjalin engagement, dan membangun reputasi brand atau perusahaan di ranah digital.

Survey Top Digital PR Index dilakukan sepanjang September 2019 hingga Januari 2020 terhadap 1.000 perusahaan dari 105 kategori produk atau jasa dan 583 perusahaan publik dari 43 kategori industri.

Adapun Top 5 Digital PR Index 2020 ditempati kategori “Mobil” diurutan teratas dengan torehan index mencapai 13,04% dan telah diulas sebanyak 853.840 pemberitaan dalam setahun terakhir.

Sementara berdasarkan pencarian di lima halaman search engine news, kategori ini memiliki persentase 97,38% berita positif dan 2,62% berita negatif. Tak heran kalau di sosial media, kategori ini juga memiliki banyak penggemar di Facebook hingga mencapai 32.752.162 penggemar.

Selanjutnya urutan kedua, ditempati kategori “Motor” dengan total index mencapai 11,87% dan 737.300 pemberitaan yang terdiri dari 99,14% berita positif dan 0,86% berita negatif. Sementara di sosial media, kategori ini memiliki 1.323.907 pengikut di Instagram.

Di peringkat ketiga ada kategori “Bank” yang sukses dengan torehan total index mencapai 7,13% dan 389.510 pemberitaan. Sementara di urutan keempat dan kelima berhasil ditempati oleh kategori “Smartphone” dan “Online Transportation” dengan total index masing-masing 6,05% dan 3,57%.

Dalam setahun terakhir pemberitaan untuk masing-masing kategori ini adalah 236.110 dan 192.400 pemberitaan. Kedua kategori ini berhasil menorehkan 100% berita positif berdasarkan pencarian pada di lima halaman search engine.

Perusahaan peraih Indonesia Top Digital Public Relations Award 2020, diantaranya GS Astra (Kategori Aki), United Tractors (Kategori Alat Berat/Tractors), KFC (Kategori Fast Food), Dermaster (Kategori Klinik Kecantikan), Pegadaian (Kategori Gadai).

BNI Syariah (Kategori Bank Syariah), PT Telkom Indonesia Tbk (Kategori Infrastucture, Utilities and Transportation- telecommunication), Confidence (Kategori Adult Diapers) dan Sharp (Kategori TV, Mesin Cuci dan Air Conditioner).

Kemudian GT Radial (Kategori Ban Mobil), Kibif (Kategori Frozen Food), Softex (Kategori Pembalut Wanita), Asuransi Allianz (Kategori Asuransi), Tekiro (Kategori Tools), Sweety (Kategori Popok Bayi), Vinilon (Kategori Pipa PVC), McDonald’s (Kategori Fast Food), Eagle (Kategori Footwear) dan Komatsu (Kategori Alat Berat/Tractors).

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top