Portal Lengkap Dunia Marketing

DIGITAL & TECHNOLOGY

8 Tips Sederhana Privasi Online yang Perlu Diketahui

8 Tips Sederhana Privasi Online yang Perlu DiketahuiTak berbeda dengan dunia nyata, dunia maya pun rentan terhadap aksi kejahatan. Kita menganggap privasi adalah hal yang biasa sebelum internet dipakai secara luas seperti sekarang. Kini privasi online yang tak terjaga bisa menjadi peluang bagi kejahatan online.

Berbagai kejahatan seperti penipuan, pencurian, bahkan kekerasan bisa dipicu oleh privasi online yang rentan diakses. Oleh karena itu, penting untuk lebih berhati-hati dalam menyertakan data pribadi online.

Berikut, delapan tips sederhana privasi online yang perlu diketahui:

  • Ketika masuk ke akun bank atau membayar tagihan secara online, pastikan kita menggunakan incognito mode atau private browsing dengan begitu jejak link yang kita datangi tidak terekam.
  • Gunakan kode masuk untuk komputer atau ponsel cerdas. Jika perangkat berpindah tangan pada orang yang salah, kode masuk bisa membuat orang tersebut lebih sulit mengakses data.
  • Gunakan Google Alert atas nama kita. Google Alert berguna untuk memastikan apa yang sedang dibicarakan oleh orang-orang secara online tentang kita.
  • Biasakan log out dari Facebook, Gmail, Twitter, dan jejaring sosial lain setelah memakainya. Log out berguna untuk mencegah orang lain bisa mengakses jejaring sosial atau email kita jika mereka menggunakan web browser yang sama setelah kita.
  • Pastikan kita memeriksa security setting Facebok dan jejaring sosial lainnya setidaknya sebulan sekali. Media sosial biasanya mengganti aturan privasi secara berkala.
  • Jika kita menggunakan Gmail, gunakan dua langkah autentikasi. Dua langkah autentikasi merupakan lapisan tambahan untuk memproteksi email kita. Kapanpun kita masuk ke email, kita juga membutuhkan kode khusus yang dikirimkan ke ponsel melalui SMS. Itu artinya jika seseorang mendapatkan password email kita, ia tetap tidak bisa mengakses email kecuali mereka juga mendapatkan ponsel kita.
  • Gunakan password yang kompleks. Pertimbangkan juga menggunakan layanan password seperti 1Password atau LastPass.
  • Bersihkan browser history atau cache setidaknya sebulan sekali. Hal ini untuk mencegah orang-orang yang menggunakan perangkat yang sama setelah kita, melacak kegiatan internet kita.

Sudahkah Anda menerapkan keamanan untuk privasi online?

Sumber: Business Insider

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top