5 Tips Efektif Meningkatkan Pembelian

[Reading Time Estimation: 2 minutes]

Pertumbuhan e-commerce dan m-commerce saat ini mengalami peningkatan yang cukup tinggi. Tahun 2013 saja, transaksi e-commerce secara keseluruhan mencapai 1 triliun dolar Amerika.

Meningkatkan Pembelian di ecommerce Indonesia
Meningkatkan Pembelian di ecommerce Indonesia

Hebatnya lagi, dibanding waktu yang sama tahun lalu, pada kuartal pertama 2014 transaksi e-commerce global mengalami peningkatan sebesar 35%.

Artinya, e-commerce merupakan salah satu industri dengan pertumbuhan tercepat di dunia. Meskipun secara keseluruhan pengguna e-commerce mengalami kenaikan tajam, sekitar 88% transaksi shopping chart (keranjang belanja) ditinggalkan pengguna sebelum pembelian.

Musababnya, sebagian besar shopping chart mengabaikan faktor kunci pengalaman pengguna yang pada akhirnya menyebabkan transaksi tak lengkap. Pengguna membutuhkan pengalaman membeli yang mulus dan ramah.

Nah, berikut beberapa tips meningkatkan tingkat konversi shopping chart Anda dikutip Business2Comunnity.com:

Biaya pengiriman transparan

Menurut berbagai penelitian, hampir 50% pengguna meninggalkan transaksi lantaran biaya pengiriman, tanggal pengiriman dan detail produk lainnya yang tak jelas. Kesalahan terbesar yang banyak penjual lakukan adalah meninggalkan informasi penting ini di laman akhir.

Hal ini menyebabkan kekecewaan di kalangan pembeli dan membuat mereka kebingunan dengan proses pembelian. Dengan alasan tersebut, mutlak penting Anda transparan tentang biaya pengiriman dan tanggal pengiriman serta info produk lainnya menjadi langkah pertama dari proses pembelian.

Pastikan kecepatan laman tinggi

Kecepatan laman adalah faktor penting untuk kinerja sebuah situs, termasuk shopping chart. Studi menunjukkan bahwa jika lambat, pembeli menunggu rata-rata 3 detik sebelum meninggalkan laman. Celakanya, hampir 80% dari mereka yang pergi tak pernah kembali. Jadi kecepatan adalah faktor kunci pengalaman pengguna yang perlu Anda pastikan.

Alat seperti Google Page Speed bisa Anda gunakan untuk menganalisa kecepatan laman. Alat ini juga merekomendasikan tindakan perbaikan yang dapat meningkatkan kecepatan secara keseluruhan dari kinerja laman web.

Gunakan desain responsif

Kita tahu seperti apa pertumbuhan pengguna mobile. Mengabaikan mereka jelas bukan keputusan yang baik. Mayoritas transaksi online telah bergeser ke perangkat mobile, smartphone dan tablet.

Mobile commerce atau m-commerce lebih besar dari e-commerce konvensional. Dengan alasan tersebut, sangat penting bahwa aplikasi shopping chart, arahan penjualan dan laman produk semuanya harus responsif dan ramah mobile.

Garansi keamanan transaksi

Kenaikan transaksi online juga telah melihat peningkatan tajam dalam berbagai bentuk ancaman keamanan online. Untuk alasan ini, banyak pembeli yang enggan membeli menggunakan cara pembayaran atau saluran yang tak aman.

Dengan demikian shopping chart perlu diintegrasikan dengan layanan pembayaran terkenal seperti PayPal atau MasterCard, dan menjamin keamanan semua transaksi tersebut. Cobalah untuk meminimalkan informasi yang diperlukan dari pembeli pada saat pembelian. Juga menampilkan kredibilitas Anda dengan cara meningkatkan tanda-tanda seperti logo antivirus, tag transaksi aman dengan shopping chart.

Minimalkan laman pengalihan

Pastikan proses transaksi secara keseluruhan, layanan pembayaran dan shopping chart selesai di laman yang sama tanpa pengalihan yang tak perlu. Pasalnya, laman pengalihan menjadi penyebab terbesar pembeli pergi tanpa menyelesaikan transaksi dan dapat menyebabkan sejumlah hasil yang tak diinginkan seperti beban laman yang panjang, browser crash, masalah konektivitas internet dan lainnya.

So, tak ada keraguan bahwa e-commerce mengalami peningkatan tajam di seluruh dunia, termasuk ecommerce di Indonesia. Namun, untuk mengambil manfaat dari itu, Anda perlu memasukkan kelima tips di atas.

Ingatlah, tanpa pengalaman pengguna yang mengesankan, kita mungkin menjadi salah satu dari sekian banyak penjual online yang kehilangan pembeli hanya karena proses pembelian yang buruk.

Editor: Wahid FZ

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here