Portal Lengkap Dunia Marketing

DIGITAL & TECHNOLOGY

3 Kecerobohan Komunikasi Online Yang Harus Dihindari

3 Kecerobohan Komunikasi Online Yang Harus DihindariDi era digital seperti sekarang, komunikasi sering kali terjadi secara online. Lalu lintas pesan yang tak terhitung membuat kita kesulitan merancang pesan yang sempurna setiap saat. Menurut konsultan komunikasi online berbasis di New York City Dorri Olds, ada beberapa kecerobohan komunikasi yang dapat membuat jarak dengan audiens dan membuat keseluruhan komunikasi kurang efektif.

Berikut tiga kecerobohan komunikasi online yang harus kita atasi

Tuli nada

Email merupakan media komunikasi yang tentu saja tidak mengenal nada suara sehingga cenderung mudah terjadi salah paham. Menuliskan pesan secara to the point memang menghemat waktu, tetapi juga bisa disalahpahami sebagai ketidaksopanan. Kita tidak harus selalu mencantumkan emoticon, apalagi untuk email yang bersifat resmi.

Kita bisa mencantumkan salam yang ramah di pembukaan dan penutup pesan, misalnya “Hai, Mary”, “Senang mendengar kabar dari Anda, Vincent”, “Terima kasih”, atau “Salam hormat”. Salam tersebut memberikan penekanan nada yang mencegah pesan terkesan kasar atau tidak sopan.

Promotion sickness

Terlalu sering mem-posting atau berkicau tentang diri kita atau mempromosikan produk kita bisa membuat audiens menghindar. Olds menyarankan agar rasio promosi terhadap konten 1:6. Ditambah, jika kita menggunakan email, pastikan pesannya berharga bagi si penerima seperti penawaran promo atau konten yang baik. Selain itu, penting pula agar membuat pesan yang singkat dan padat. Jika terlalu panjang, kecil kemungkinan penerima mau membaca pesan email.

Pikiran negatif

Tidak ada orang yang mau membaca pesan yang bersifat komplain, meratap, dan tidak bersemangat. Jika kita melakukan komunikasi sehari-hari seperti itu hanya akan merusak image kita. Mem-posting tentang keputusasaan kita atau tentang pekerjaan yang kita benci hanya akan membuat calon pelanggan berpkir negatif tentang diri kita. Jadi, yang terpenting adalah kita bisa memosisikan diri kita di dunia online.

Sudahkah komunikasi online Anda efektif?

 

Sumber: Entrepreneur

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top